Penyandang Difabel Pamerkan Talenta dan Hasil Karya di Semarang 

Anak-anak tuna rungu belajar bahasa isyarat

Semarang, 13/12 (BeritaJateng.net) – Memperingati Hari Disabilitas Nasional, para penyandang Difabel menggelar pameran hasil karya dan Difabel Go Talent di MG Setos beberapa waktu yang lalu.

Founder Komunitas Sahabat Difabel, Novi Dibyantari menjelaskan bahwa untuk memperingati Hari Disabilitas Nasional beberapa even diselenggarakan untuk menunjukkan eksistensi dan pencarian bakat para penyandang disabilitas.

“Serangkaian acara sudah digelar sejak bulan November lalu, dimulai dengan menggandeng FKPM mengajak disabilitas tertib lalu lintas dengan membuat Sim D. Tak hanya itu, dari kepolisian dan Satlantas serta Dishub mengajari tertib lalu lintas, rambu-rambu lalu lintas dan cara mengemudi yang baik,” ujar Novi sapaan akrabnya.

Anak-
Anak-Anak difabel unjuk kebolehan diatas panggung.

Tak hanya itu, lanjut Novi, peringatan hari Disabilitas Nasional juga dilakukan dengan menampilkan Drama Inklusi yang dilakukan dengan menggandeng Urban Sosiali Forum.

Pada tanggal 4 Desember, menurutnya, para penyandang Difabel berkolabolarasi dengan berbagai pihak ikut menyuarakan stop kekerasan kepada anak. Serta diakhiri dengan pameran dan lomba kewirausahaan difabel serta Difabel go Talent yang diselenggarakan di MG Setos selama 9-11 Desember 2016.

“Ada 8 perlomba mulai dari lomba kewirausahaan, bazar, menulis dan membaca puisi, cepat tertib berlalulintas, lomba Bisindo, paduan suara dan tari modern, semuanya diikuti ratusan difabel dari seluruh Indonesia,” ujarnya.

Melihat pameran hasil karya penyandang Difabel.
Melihat pameran hasil karya penyandang Difabel.

Menurutnya, kegiatan-kegiatan yang melibatkan penyandang difabel sangat dibutuhkan, bahkan peran pemerintah untuk memfasilitasi sangat dirasa perlu. “Selama ini kami melakukan kegiatan secara mandiri, jadi pemerintah belum hadir untuk kami komunitas Difabel. Hari disabilitas Ini moment yang bagus, harusnya Dinsos dan Bapermas kota Semarang lebih peduli ke anggota disabilitas,” keluhnya. (EL)

Tulis Komentar Pertama