Home Ekbis Penumpang Angkutan KA Natal-Tahun Baru Meningkat 9,4 Persen

Penumpang Angkutan KA Natal-Tahun Baru Meningkat 9,4 Persen

292
0
Pengecekan kereta api.
     Semarang, 8/1 (BeritaJateng.net) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang menyebutkan tingkat keterisian penumpang pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2017/2018 meningkat 9,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
     “Total kenaikan jumlah penumpang pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2017/2018 mulai 22 Desember 2017 sampai 7 Januari 2018 sebesar 9,4 persen,” kata Kepala PT KAI Daops IV Semarang Wiwik Widayanti di Semarang, Senin.
     Menurut dia, target yang ditetapkan untuk kenaikan jumlah kenaikan penumpang kereta api (KA) masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2017/2018 hanya 5 persen, tetapi realisasinya ternyata melebihi target yang sudah ditetapkan.
     Untuk jumlah penumpang KA, kata dia, total mencapai 360.690 orang yang telah diberangkatkan dari stasiun-stasiun yang berada di wilayah Daops IV Semarang selama masa angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.
     “Terbanyak, penumpang dari Stasiun Poncol Semarang sebanyak 108.284 orang atau 30 persen, kemudian Stasiun Tawang Semarang sebanyak 88.845 penumpang (16 persen), dan sisanya dari stasiun-stasiun lain,” katanya.
     Dibandingkan dengan masa angkutan Natal dan Tahun Baru sebelumnya, kata dia, hanya sekitar 329 ribu penumpang sehingga ada kenaikan okupansi yang sangat signifikan pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2017/2018.
     Sementara itu, Kepala Humas PT KAI Daops IV Semarang Suprapto menjelaskan kenaikan jumlah penumpang pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2017/2018 disebabkan banyak faktor, antara lain pengalihan dari kendaraan pribadi.
     “Peningkatan jumlah penumpang pada Natal dan Tahun Baru kemarin, di antaranya banyak yang memilih menghindari kemacetan di jalur tol Cikampek-Jakarta. Ya, mereka lebih memilih menggunakan angkutan KA,” katanya.
     Secara umum, kata dia, pelaksanaan masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2017/2018 di wilayah Daops IV Semarang berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali, serta tidak terjadi kecelakaan dan gangguan perjalanan KA.
     “Pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2017/2018, kami menyiapkan sebanyak 74 perjalanan, terdiri atas 48 perjalanan KA jarak jauh dan menengah reguler, 12 perjalanan KA jauh dan menengah tambahan, sisanya KA lokal,” katanya.
     Dari data yang dihimpun, ia menyebutkan puncak keberangkatan terjadi pada 1 Januari 2018 dengan jumlah penumpang sebanyak 25.314 orang, sementara kedatangan terjadi pada 23 Desember 2017 sebanyak 24.368 penumpang yang turun.
     “Ya, dari evaluasi masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2017/2018, kami berencana memperpanjang perjalanan sejumlah KA. Misalnya, KA yang relasi semula Jakarta-Semarang, diperpanjang sampai Cepu. Ini masih dikaji,” pungkasnya. (Bj/El)