Home News Update Pentingnya Edukasi Alam, Siswa TK Al-Firdaus Menanam Padi dan Memerah Susu Sapi...

Pentingnya Edukasi Alam, Siswa TK Al-Firdaus Menanam Padi dan Memerah Susu Sapi  

1605
Siswa TK Al-Firdaus belajar menanam padi di area persawahan Balai Benih Pertanian Mijen.

Semarang, 31/1 (BeritaJateng.net) – Belajar di dalam kelas merupakan hal yang lumrah dalam dunia pendidikan, namun belajar diruang terbuka sembari mengenal lingkungan dengan cara belajar bertani, bercocok tanam dan beternak adalah edukasi yang menyenangkan bagi para siswa. Seperti yang dilakukan oleh ratusan siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) Al-Firdaus Semarang, Selasa (31/1) pagi, mereka mengenal lingkungan dan bertani menanam cabai, padi serta memerah susu sapi di Balai Benih Pertanian Mijen Dinas Pertanian Kota Semarang.
https://mannadew.co.uk/wp-content/languages/new/bactroban.html

Kepala Sekolah TK Al-Firdaus Semarang, Kundarti Ari mengatakan, pihaknya mengajak 150 siswa TK Al-Firdaus beserta guru dan pendamping berkunjung ke Balai Benih Pertanian Mijen untuk belajar mengenal profesi petani dan peternak. Anak-anak diberi edukasi secara langsung dengan praktik menanam sayur, menanam padi serta memerah susu sapi.

“Selama ini kan anak-anak kalau ditanya cita-cita pasti inginnya jadi dokter, pilot, padahal ada juga profesi yang tak kalah penting seperti petani,” katanya.
https://mannadew.co.uk/wp-content/languages/new/doxycycline.html

Siswa TK Al-Firdaus mencoba menanam cabai di dalam polibag.
Siswa TK Al-Firdaus mencoba menanam cabai di dalam polibag.

Menurut Ari, profesi petani berperan penting dalam menghasilkan padi dan sayuran untuk dikonsumsi masyarakat. “Jangan sampai anak-anak makan nasi dan sayur tanpa tahu perjuangan dan kerja keras petani untuk menghasilkan bulir-bulir padi,” katanya.

Kegiatan diawali dengan berdoa dan nyanyi bersama, para siswa TK Al-Firdaus nampak riang dan antusias.
https://mannadew.co.uk/wp-content/languages/new/orlistat.html

Dibimbing oleh petugas Dinas Pertanian, tanpa ragu para siswa menapaki areal persawahan, menanam padi dan menanam cabai.

“Kami ajarkan juga supaya anak-anak tidak takut kotor. Terkadang memang perlu belajar seperti ini (di alam,Red) untuk melatih motorik siswa,” imbuhnya.

Tanpa takut , siswa TK Al-Firdaus memberi makan sapi dan melihat cara memerah susu sapi di Balai Benih Pertanian MIjen.
Tanpa takut , siswa TK Al-Firdaus memberi makan sapi dan melihat cara memerah susu sapi di Balai Benih Pertanian MIjen.

Tak hanya menanam padi dan menanam cabai, para siswa juga tampak antusias memberi makan rumput sapi-sapi dan melihat cara memerah susu sapi di Balai Benih Pertanian Mijen.

“Disini belajar untuk berani, mereka berinteraksi dengan hewan, memberi makan sapi dan melihat cara memerah susunya. dari situ mereka tahu bahwa susu yang mereka minum prosesnya panjang dan sulit, sehingga tidak menyia-nyiakan makanan yang dimiliki,” katanya. (EL)

Advertisements