Home Nasional Pengusiran Eks Gafatar Juga Terjadi Di Kutai Kartanegara

Pengusiran Eks Gafatar Juga Terjadi Di Kutai Kartanegara

Kutai kartanegara, Kalimantan Timur, 21/1/16(BeritaJateng.Net) –-Penolakan keberadaan Eks anggota Gafatar di Pulau Kalimantan semakin meluas. Setelah pengusiran eks anggota Gafatar dari Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, kini eks Gafatar di Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), juga ditolak dan diusir warga.

Warga menginginkan seluruh eks Gafatar yang bermukim diwilayahnya angkat kaki dari Samboja, karena dianggap meresahkan.

“Mereka harus pergi dari wilayah kami, karena mereka meresahkan dan mengajarkan paham agama yang salah”. Ujar Aris salah satu warga pengusir eks gafatar.

Pengusiran itu langsung membuat eks Gafatar bereaksi. Juru bicara eks anggota Gafatar di Samboja, Rahmatullah mengatakan ia dan kelompoknya bukan anggota Gafatar yang selama ini meresahkan warga.

“Kami di Samboja hanya datang untuk bercocok tanam. karena Itu adalah satu-satunya cara kami mempertahankan hidup di perantauan,”kata Rahmatullah.

Untuk menghindari tragedi pembakaran permukiman eks Gafatar seperti di Mempawah, kini polisi siaga dengan berjaga di permukiman eks Gafatar Samboja.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Handoko mengatakan, polisi dan TNI kini berjaga di lokasi agar tak terjadi tragedi seperti di Mempawah.

“Kita siagakan personel anggota kami dibantu personel TNI dan Untuk memantau situasi agar tak terjadi bentrok.” ujar AKBP Handoko dikantornya, kamis(21/1/16)

Permukiman eks Gafatar terletak sekira 4 kilometer dari pemukiman warga terdekat. Mereka menduduki lahan seluas 2 hektar. Di sana warga eks Gafatar bercocok tanam dengan menanam singkong untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Saat ini, pemerintah daerah setempat berusaha menyelesaikan masalah ini dengan memfasilitasi komunikasi warga dengan els gafatar agar tidak terjadi tragedi seperti di Mempawah. (Bj50)