Home Headline Pengumuman Rekomendasi Cagub PDIP Ditunda

Pengumuman Rekomendasi Cagub PDIP Ditunda

802
0

SEMARANG, 04/01 (Beritajateng.net) – Pengumuman rekomendasi Pasangan Calon Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Tengah dari PDI Perjuangan yang semula diagendakan hari ini akhirnya ditunda. Hanya empat pasangan calon yang diumumkan, yakni Provinsi Papua, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat dan Lampung. Sementara untuk Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Jawa Barat ditunda pengumumannya.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Kusriyanto (Bambang Krebo) membenarkan tentang penundaan tersebut. Namun demikian dia tidak bisa memberikan alasan yang pasti kenapa pengumuman ditunda

“Betul ditunda mas, soal alasannya yang tahu persis DPP tapi saya rasa hanya masalah teknis saja,” ungkapnya melalui telpon, Kamis (04/01).

Krebo menjelaskan, tim dari DPP pasti sudah melalui pertimbangan yang matang dan dirinya yakin kalau persoalannya adalah skala nasional.

“Analisa saya, ada beberapa persoalan teknis seperti misalnya ada data yang harus didalami terlebih dahulu dan itu memerlukan waktu,” katanya.

Melihat wilayah wilayah yang ditunda pengumumannya, jelas Krebo, Jateng, Jabar dan Sumut merupakan wilayah yang memiliki jumlah pemilih yang besar dan menjadi lumbung suara PDI Perjuangan. Oleh karena itu dia memahami pasti ada pertimbangan tertentu.

“Jabar pemilihnya 23 juta, Jateng pemilihnya 27 juta. Sumut juga besar. Ketiga wilayah ini juga memiliki pemilih PDI Perjuangan yang cukup besar,” bebernya.

Ditanya apakah penundaan tersebut sebagai strategi untuk mengacaukan lawan, Krebo mengatakan, bisa saja sebagai sebuah strategi mengingat sampai sekarang belum ada pasangan calon yang mendapat rekomendasi.

“Bisa saja itu strategi PDI Perjuangan, misalnya Sudirman Said mau ambil wakil siapa, terus siapa lagi, kan belum fem (jelas) semua ini,” bebernya.

Menurut Krebo, Kawan kawan daerah harus memahami walaupun sudah diundang semua ke Jakarta tapi pengumumannya ditunda.

“Saya rasa kita tetap tegak lurus, pertimbangannya pasti untuk kepentingan partai,” pungkasnya.

(NK)