Home Ekbis Pengrajin Terompet Kebanjiran Order Jelang Tahun Baru

Pengrajin Terompet Kebanjiran Order Jelang Tahun Baru

330

Salatiga, 30/12 (Beritajateng.net) – Rosyid Komar, warga Kampung Bulu, Tegalrejo, Argomulyo, Salatiga selalu kebanjiran order terompet setiap tahunnya menjelang tahun baru.

Pasalnya, ia mendapat order dari pedagang terompet musiman di Salatiga.

Untuk membuat terompet, Rosyd dibantu istrinya dengan memproduksi perhari sekitar 200 biji. 

Persiapan yang dilakukan untuk pembuatan terompet ini sudah dilakukan sejak 2 bulan lalu. Bahan baku terompet hingga saat ini didatangkan langsung dari Solo, seperti kertas emas, bekas gulungan benang, maupun aksesoris lainnya.

Model terompet yang dibuat pun beragam bentuk, mulai yang konvensional berbahan kertas, hingga berbahan pipa p-v-c. Untuk terompet konvensional, bentuknya lurus sederhana, di bagian pangkal untuk menaruh bambu kecil yang dapat menimbulkan bunyi bila ditiup, dibuat mengecil dan makin ke ujung dibuat membesar.

Selain bentuk konvensional,  juga menciptakan model seperti saxophone, kepala naga dan kupu-kupu.

Terompet konvensional atau sering kita kenal terompet kerucut, dijual kepada pedagang dengan harga Rp 3 ribu rupiah, sedangkan terompet model kepala naga dan kupu-kupu, rosid menjualnya dengan harga antara Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu rupiah perbijinya. Agar menarik, terompet yang dibuat juga ditempeli aksesori kertas emas warna warni. (BJ20)