Home Hukum dan Kriminal Pengendara Motor Tewas Terlindas Tronton

Pengendara Motor Tewas Terlindas Tronton

Ilustrasi
Ilustrasi

Kudus, 4/3 (Beritajateng.net) -Jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah bagian timur Kudus-Pati yang selama ini dikenal jalur rawan kecelakaan, Rabu (4/3) kembali menelan korban jiwa. Kali ini korban kecelakaan meninggal dunia di lokasi kejadian setelah tubuhnya terlindas truk tronton.

Keterangan yang dihimpun Beritajateng.net di lokasi kejadian menyebutkan, saat kejadian kondisi lalu lintas jalan raya Kudus-Pati padat.

Truk tronton muatan semen bernomor polisi AG 8732 UR yang dikemudikan Cahyo (25) asal Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan, kabupaten Rembang berjalan dari arah timur (Pati) menuju Semarang.

Sedangkan korban Bonijan (73) asal Desa Jambean Kidul RT 03/ RW 01, Kecamatan Margorejo, kabupaten Pati mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun K 2781 UB berjalan searah didepan tronton. Mendekati lokasi kejadian tepatnya di KM 4 Kudus-Pati, korban bermaksud menyeberan jalan menuju pasar Jekulo Lama.

Karena kurang hati-hati, saat kendaraan korban sudah masuk jalur berlawanan, saat bersamaan dari ahar berlawanan melaju mobil pick up (brondol) dengan kecepatan cukup tinggi. Untuk menghindari tabrakan, korban membatalkan menyeberang lalu kembali memutar ke jalur sebelumnya.

”Naas, ketika hendak memutar bagian belakang kendaraan korban kesenggol brondol yang melaju dari arah berlawanan. Akibatnya, korban jatuh dan tubuhnya tersungkur masuk kolong tronton yang berjalan dengan kecepatan lambat,” tutur salah seorang saksi mata yang mengaku bernama Sugito.

Karena sopir tronton tidak menyadari terjadi kecelakaan dan ada korban tersungkur masuk dibawah kolong truk yang dikemudikan, lanjutnya, perlahan tubuh korban terlindas kendaraan bermuatan semen sekitar 40 ton tersebut. Akibatnya, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara kendaraan pick-up yang menyenggol kendaraan korban dan mengakibatkan jatuh, memilih melarikan diri. Saat itu juga, tubuh korban yang terheletak dijalanan, oleh warga dilarikan kePuskesmas setempat untuk mendapatkan pertolongan..

”Namun nasib berkata lain, ketika sampai di Puskesmas ternyata korban sudah mninggal dunia,” tambahnya.

Terpisah Kasat Lantas Polres Kudus AKP Billy Hildiarto dihubungi melalui telepon mengatakan, hasil pemeriksaan sementara kejadian tersebut terjadi karena faktor manusia (human error). Menurutnya, pengendara kendaraan bermotor harus hati-hati terutama ketika hendak memotong jalur.

”Menurut keterangan saksi mata, korban hendak menyeberang jalan tetapi dari arah berlawanan ada mobil pick-up melaju dengan kecepatan sedang. Karena jaraknya sudah dekat, korban berusaha memutar kembali tetapi bagian belakang kendaraannya tersenggol dan korban jatuh,” katanya.

Untuk penyelidikan perkara tersebut, sopir truk diamankan untuk dimintai keterangan. Sedangkan jenasah korban, langsung dikirim ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

”Jalur pantura Kudus-Pati memang rawan kecelakaan, untuk itu kami menghimbau semua pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan dan mentaati rambu-rambu peringatan yang banyak dipasang disepanjang jalan,” pungkasnya. (BJ12)