Home Headline Pengembangan Wana Wisata Kedungsepur Blora Pasca Direvitalisasi

Pengembangan Wana Wisata Kedungsepur Blora Pasca Direvitalisasi

297
Penandatanganan kerjasama pengembangan wana wisata Kedungsepur Blora.

Blora, 13/3 (BeritaJateng.net) – Potensi Wana Wisata Kedungpupur di kawasan ladang minyak tua Desa Ledok, Kecamatan Sambong yang dulu tak terawat, kini mulai terlihat cantik pasca revitalisasi kolam renang utama melalui progranm Coorporate Social Responsibility (CSR) Pertamina EP IV Cepu dan penataan kawasan hutan di sekitarnya yang dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung dari beberapa pihak.

Setelah revitalisasi kolam selesai, dan supaya bisa dikembangkan ke tahapan selanjutnya, PT Pertamina EP IV Cepu menyerahkan langsung aset kolam renang Kedungpupur kepada Pemerintah Kabupaten Blora. Penyerahan dilakukan dengan penandatanganan nota penyerahan aset dari Manager PT Pertamina EP 4 Cepu, Afwan Daroni kepada Bupati Djoko Nugroho.

Bertempat di Pendopo Komplek Wana Wisata Kedungpupur, acara penyerahan aset tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama pengembangan Kedungpupur antara Pemkab Blora, Perhutani KPH Cepu dengan LMDH Wana Amerta dan BUMDes Wana Tirta Abadi Desa Ledok.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Slamet Pamudji SH, M.Hum, Kepala Bappeda Ir. Samsul Arief, Kepala DPUPR, Ir. Samgautama Karnajaya MT, Kepala OPD terkait lainnya dan Forkopimcam Sambong, lengkap beserta Kades Ledok, perangkat serta Pokdarwis setempat.

Dalam kesempatan itu, Manager PT Pertamina EP 4 Cepu, Afwan Daroni menyampaikan bahwa pihaknya telah membantu revitalisasi kolam renang Kedungpupur agar bisa kembali dimanfaatkan masyarakat sebagai alternatif olahraga dan hiburan di kawasan hutan jati.

“Dua kolam renang yang ada disini alhamdulillah sudah selesai direvitalisasi semuanya, baik yang berukuran 8×4 meter ataupun 13×23 meter. Semoga revitalisasi ini bisa bermanfaat untuk pengembangan Kedungpupur kedepan,” ungkap Afwan Daroni.

Sementara itu, Bupati Djoko Nugroho dalam sambutannya menyampaikan bahwa Wana Wisata Kedungpupur akan dikelola secara bersama-sama, antara Pemkab, Perhutani Pertamina dan Desa. Termasuk melibatkan peran pemuda dan Pokdarwis.

“Ini tempat yang sangat bagus, di wilayah lain tidak ada seperti ini. Hutan yang ijo royo-royo memiliki potensi wisata kolam renang yang segar di kawasan ladang sumur minyak tua. Kedungpupur akan dikelola bersama-sama dengan Perhutani, Pertamina dan Desa. Karang Taruna juga ikut,” tegas Bupati.

Terkait infrastruktur menuju lokasi Kedungpupur, Bupati berencana akan memperbaikinya dan meminta kepada Perhutani untuk ikut membangun akses jalan.

“Nanti jalan kita bangun bareng-bareng. Perhutani juga ikut andil pembangunan jalan dengan CSRnya, Pertamina juga. Desa dalam APBDes nya dan LMDH juga harus ikut menganggarkan pengembangan Kedungpupur ini agar bisa sama-sama mempunyai rasa memiliki,” lanjutnya.

Bupati juga berkeinginan membangun kios-kios pertokoan disekitar kolam renang, pembuatan permainan outbond yang nantinya dikelola oleh Karang Taruna Desa Ledok dan penambahan kolam mainan khusus anak-anak balita.

Hingga kini kawasan kolam renang Wana Wisata Kedungpupur telah dilengkapi dengan Pendopo, gazebo untuk berteduh, toilet, kamar mandi, kolam pemancingan ikan dan beberapa titik spot selfie. Bila akhir pekan tiba, menurut Kades Ledok, Sardi, banyak masyarakat umum yang datang untuk melepas penat dan berenang di lokasi ini. (AK/El)