Home Headline Penganiayaan Anggota Brimob, KPAI Sambangi Mapolres Sukoharjo

Penganiayaan Anggota Brimob, KPAI Sambangi Mapolres Sukoharjo

KPAI

SUKOHARJO, 2/10 (BeritaJateng.net) – Kunjungan Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait hari ini di Mapolres Sukoharjo untuk berkoordinasi dengan pihak penyidik terkait sejauh mana proses pelaporan kasus pemukulan anggota Brimob berinisial Aiptu JS terhadap MA (14), siswa kelas 6 SD di Solo.

Pantauan BeritaJateng.net, kedatangan Aris Merdeka Sirait juga di dampingi oleh korban MA, ibunya DE dan tim kuasa hukum korban Badrus Zaman tiba di Mapolres Sukoharjo sekitar pukul 08.00 WIB.

Koordinasi yang dilakukan Arist Merdeka Sirait tidak berlangsung lama dan dilakukan secara tertutup. Namun usai berdialog dengan Kasatreskrim Arist mau membuka apa yang hasil dari pertemuannya dengan pihak Mapolres Sukoharjo.

“Kita hanya berkoordinasi saja. Bagaimana kelanjutan kasus ini. Dan saat ini menurut Kasat Reskrim kasusnya sedang di proses, dan kasus ini tidak dihentikan,” jelas Arist di Mapolres Sukoharjo, Jumat, (2/10/2015).

Arist mengatakan pemeriksaan terhadap korban, saksi-saksi sudah dilakukan. Dan Kasat juga menyatakan kasus ini adalah murni pidana dan sedang di dalami kasusnya agar segera di proses.

Bahkan ungkap Arist, pihak korban melalui kuasa hukumnya sudah melampirkan alat tiga bukti yamg cukup lengkap dan sudah memenuhi ketentuan untuk segera memproses kasus tersebut.

Kasatreskrim Sukoharjo AKP Fran D Kembaren yang ditemui usai menerima tim KPAI menegaskan kasus kekerasan yang melibatkan anggota Brimod ini tidak dihentikan sama sekali. Pasalnya pihak berwajib baru menerika hasil visum korban dari RS DR. OEN baru kemarin.

“Sementara ini belum bisa di proses karena kita baru menerima hasil visum dari RS Dr Oen kemarin,” terangnya.

AKP Fran D Kembaren menerangkan pihak berwajib akan segera melakukan gelar perkara setelah semuanya diperiksa. Namun saat ini baru dalam tahap penyelidikan karena pihaknya belum memeriksa terlapor (oknum brimob berinisial JS).

“Korban sudah di periksa dan di BAP pada tanggal 28/9/2015 lalu. Berikut juga dengan saksi-saksi yang ada juga sudah dimintai keterangan sedangkan terkait status terlapor adalah urusan intern pihak kepolisian. Intinya kasus ini tetap berjalan,” pungkasnya. (BJ24)