Home Headline Pengamat : Hukuman Mati untuk Pelaku Mutilasi Pantas Diterapkan

Pengamat : Hukuman Mati untuk Pelaku Mutilasi Pantas Diterapkan

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Pekanbaru, 21/1 (BeritaJateng.net) – Kriminolog Universitas Islam Riau, Syahrul Akmal Latief menilai, dakwaan hukuman mati Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap dua terkdakwa pelaku mutilasi Muhammad Delfi alias Buyung dan Supian pantas untuk diterapkan sebagai vonis.

“Sangat pantas, karena perbuatan dua dari tiga pelaku tersebut diluar akal sehat. Dengan biadab mereka membunuh anak anak dibawah umur, kemudian disodomi lalu dimutilasi,” kata Syahrul Akmal Latif kepada Antara di Pekanbaru, Rabu.

Menurutnya, kejahatan seperti itu semakin hari terus meningkat di Indonesia, sehingga hakim perlu memutuskan vonis yang seberat-beratnya dan secara konsisten jika tidak ingin hal serupa terjadi lagi, terutama di Riau.

“Jika hakim tidak konsisten dalam penerapan vonis yang telah dijatuhkan maka kemungkinan besar bisa terulang lagi,” ujarnya.

Sementa itu, dengan hukuman penjara seumur hidup terhadap terdakwa lainnya, Deswita Desmala Sari, juga pantas untuk diterapkan. Karena, Deswita walaupun melakukan memutilasi dalam tekanan, ia mengetahui kejadian tersebut, namun kesalahan terbesarnya adalah tidak memberitahukan kejadian itu kepada pihak berwajib.

Ia menilai, seharusnya semua dakwaan JPU tersebut adalah bagian dari “shock therapy” bagi pelaku yang berniat untuk melakukan hal yang serupa.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, sebenarnya kasus mutilasi dalam dunia kriminologi itu adalah hal biasa karena pelaku biasanya bermaksud untuk menutupi kesalahan yang dilakukannya.

Namun, dari kasus yang terjadi di Riau ini, hal yang tidak bisa dimaafkan adalah pelaku turut serta menyodomi anak anak, lalu kemudian memutilasi dan bahkan menjual daging anak anak tersebut. “Perbuatan pelaku ini sungguh biadab,” ujarya.

Sebelumnya pada Selasa (20/1), dua terdakwa pelaku mutilasi enam anak dan satu orang dewasa di Kabupaten Siak dan Bengkalis, Riau, Muhammad Delfi alias Buyung dan Supian dituntut hukuman mati oleh lima Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Siak yang diketuai oleh Zainul Arifin.

Selain itu, pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Siak, JPU juga menuntut terdakwa Deswita Desmala Sari hukuman penjara seumur hidup. (ant/BJ)