Home Headline Pengamanan Gereja di Kudus Dilakukan Sesuai SOP

Pengamanan Gereja di Kudus Dilakukan Sesuai SOP

dok. antaranews.com

Kudus, 24/12 (Beritajateng.net)- Menyambut Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 sedikitnya 650 personil gabungan dari Polri, TNI, Sat Pol PP, Pramuka, Orari, dan Damkar dipersiapkan mengamankan 35 gereja dan pusat keramaian yang ada di Kabupaten Kudus.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Kudus AKBP Bambang Murdoko, Rabu (24/12).

”Pada puncak perayaan Natal pengamanan ekstra akan dilakukan di seluruh gereja dan pusat perbelanjaan yang ada di Kudus,” ujarnya.

Namun demikian, lanjutnya, pengamanan di tempat lain seperti jalur transportasi, terminal, dan tempat rekreasi juga akan mendapat perhatian ekstra. Khusus tempat wisata, terminal, dan jalur transportasi diprediksi akan meningkat seiring adanya liburan sekolah.

”Disamping menempatkan anggota, kita juga membentuk tim mobile yang akan berpatroli secara periodik agar semuanya terpantau,” tambahnya.

Sementara itu menurut Waka Polres Kompol Yunaldi, pengamanan di 35 gereja besar dan kecil yang tersebar di sembilan kecamatan yang ada di Kudus, pola pengamanannya akan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Menurutnya, ada proses sterilisasi menggunakan metal detector.

Di setiap gereja, lanjutnya, akan ditempatkan sembilan personel jaga akan tetapi saat puncak perayaan Natal jumlah personil akan ditambah menjadi 20 orang. Terkait jumlah penambahan, akan dilakukan sesuai dinamika di lapangan.

”Soal penambahan personil bisa lebih sesuai kebutuhan di lapangan,” paparnya.

Disinggung jumlah pos pengamanan terkait Operasi Lilis Candi 2014, Waka Polres yang baru menjabat sebulan lalu ini mengatakan ada tiga pos. Masing-masing didirikan di sekitar Simpang Tujuh (Alaun Alun), sekitar Plasa Kudus (Matahari), dan di jalur pantura tepatnya di daerah Penthol (Kudus-Pati).

”Di setiap Pos Pam akan ditempatkan 21 personel dari berbagai unsur,” pungkasnya. (pjh/BJ)