Home Headline Pengalihan Fungsi Lahan Penyebab Rob di Semarang

Pengalihan Fungsi Lahan Penyebab Rob di Semarang

Penyebab Rob

Semarang, 17/2 (BeritaJateng.net) – Banyaknya pengalihan fungsi lahan menjadi salah satu penyebab terjadinya rob dan banjir di Kota Semarang.

Hal tersebut tentunya perlu menjadi perhatian Pemkot kota Semarang untuk mengatasi banyaknya pengalihan fungsi lahan.

Berdasarkan hasil audit sosial yang dilakukan oleh LSM Pattiro banyaknya lahan di kota Semarang yang beralih fungsi menjadi perumahan dan kawasan industri.

Program Officer Reformasi Birokrasi Pattiro, Wahyuni mengatakan, banjir dan rob merupakan dua hal yang tidak dipisahkan dari kota Semarang.

Namun dua hal yang rutin terjadi tiap tahunnya ini diperlukan berbagai langkah dari pemerintah kota Semarang untuk menyelesaikannya, karena jika berlarut tentunya akan memberikan dampak sosial bagi masyarakat.

Audit sosial ini untuk menyampaikan audit sosial atas kinerja pemkot selama ini yang harus menjadi perhatian terutama pada dampak sosial, pihaknya juga mengajukan beberapa rekomendasi salah satunya yakni alih fungsi lahan yang masih terjadi.

“Lahan yang seharusnya difungsikan untuk wilayah hijau justru dialihkan menjadi perumahan maupun kawasan industri, dari rekomendasi tersebut nantinya dapat diajukan ke Pemkot Semarang untuk menjadi referensi mengambil kebijakan dalam mengatasi banjir dan rob di kota Semarang,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi C Wahid Nurmiyanti mengakui, adanya beberapa lahan yang dialihfungsikan menjadi perumahan dan kawasan industri.

“Seperti kali Ndesel di Ngaliyan yang diurug menjadi kawasan industri Candi, serta sungai Silayur yang dijadikan kawasan perumahan, itu dulu kawasan regency itu dulu gede itu, nah sekarang ndak ada,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah kota Semarang harus arif menjaga keutuhan kondisi alam kota Semarang, seperti menyeleksi dan tidak dengan mudah memberikan ijin pembangunan bagi investor atau pengembang yang tidak menghiraukan lingkungan. (BJ05)