Home Headline Penerimaan PAD PPP Tawang Capai 116 Persen

Penerimaan PAD PPP Tawang Capai 116 Persen

127
0

KENDAL, 3/7 (Beritajatengnet) – Komisi C DPRR Jateng mengapresiasi kinerja Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Tawang Kabupaten Kendal yang berhasil membukukan penerimaan PAD tahun 2017 lalu melampaui target (116%). Sedangkan tahun 2018 ini, kinerjanya cukup baik karena penerimaan PAD pada semester I (per Juni) sudah mencapai 60 persen atau Rp 42 juta dari target yang sudah dinaikkan menjadi Rp 70 juta.

Sekretaris Komisi C Tety Indarti mengungkapkan hal itu usai memimpin kunjungan kerja Komisi C ke PPP Tawang, Selasa (3/7/2018). Lebih lanjut legislator Partai Demokrat itu mengatakan, sebetulnya banyak yang bisa digali pendapatannya, baik dari segi penerimaan retribusi tambat labuh jika faktor pendangkalan alur sungai Kali Kutho teratasi, maupun dari kreasi yang sedang digagas. Seperti pengembangan eduwisata bagi para siswa dengan suguhan kegiatan nelayan di TPI (tempat pelelangan ikan), wisata belanja ikan sampai dengan pengenalan pelabuhan.

“Kami (Komisi C) hargai kreasi tersebut dan memang kita perlu bekerja inovatif-kreatif untuk memaksimalkan PAD. Nanti kita bahas bersama kebutuhan dananya, juga untuk pengerukan alur sungai Kali Kutho agar di depan dermaga kedalaman alurnya memungkinkan untuk kapal-kapal bertonase besar dapat berlabuh membongkar ikan hasil tangkapan nelayan,” tegasnya.

Senada anggota Komisi C Sarwono mengapresiasi kinerja PPP Tawang yang tercermin dalam laporan yang disajikan. Namun legislator PDI Perjuangan itu menyarankan, agar laporan dibuat detil/rinci sampai dengan per hari dan per bulan, terutama data tambat labuh. Selain itu juga perlu dilengkapi data jenis maupun berat kapal.

“Sehingga dapat dianalisa lebih luas, terkait pendangkalan (di depan) dermaga. Jika memang banyak kapal dengan tonase besar, 20 gross ton misalnya, yang bongkar muatan di sini, maka memang perlu pengerukan alur sungai kali Kutho gar kawasan dermaga yang dangkal bisa diperdalam. Nah setelah itu anggarannya bisa kita bahas bersama,” ujarnya.

Menurut Kepala PPP Tawang, Iman Kadarusman, penerimaan PAD tahun 2017 berhasil melampaui target (116%) atau sebesar Rp 70 juta . Sedang untuk tahun 2018 ini target dinaikkan menjadi Rp 70 juta dan per Juni (semester I) penerimaannya telah mencapai 60 persen (Rp 42 juta).

“Meski ada beberapa kendala seperti pendangkalan alur dan sebagainya, kami tetap dan te5us bekerja keras untuk tercapainya target PAD,” katanya sambil menyampaikan terima kasih atas kunjungan, maupun saran dan kritik dari Komisi C.

(NK)