Home Headline Pendekar PSHT Siap Bela Negara dan Lawan Hoaks

Pendekar PSHT Siap Bela Negara dan Lawan Hoaks

904
0
Pendekar PSHT Siap Bela Negara dan Lawan Hoaks

Demak, 30/7 (BeritaJateng.net) – Memasuki tahun politik, pengurus pusat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) mengajak seluruh pendekarnya agar ikut serta menjaga kerukunan dan keteriban masyarakat, seiring marakanya industri hoaks (berita bohong) di tanah air.

Ketua Umum PP PSHT Muhammad Taufik mengatakan, menjaga kerukunan dan ketertiban masyarakat sudah menjadi komitmen PSHT. Organisasi PSHT dikembangkan untuk menjadi pijakan antar warga yang dibangun dengan rasa persaudaraan. Namun, seringkali rasa persaudaraan itu terpengaruh industri hoaks di media sosial, sehingga dapat memecah belah persaudaraan sesama warga (sebutan anggota PSHT) maupun dengan masyarakat.

“Hoaks itu ada produsennya. Kita harus cermat setiap menerima informasi yang belum jelas kebenarannya. Jangan sampai kita menerima informasi tanpa menggunakan rasa dan nalar kita, itu akan menentukan seberapa jauh rasa persaudaraan kita,” kata Taufik seusai acara pelantikan pengurus PSHT Cabang Demak, di Pendopo Demak, Minggu (29/7/2018).

“Dalam menyimak informasi apapun, warga PSHT harus menggunakan kesadaran penuh. Organisasi PSHT itu, ditentukan oleh persaudaraan kita, karena itu jangan mudah terpengaruh oleh hoaks,” lanjutnya.

Menurutnya, warga PHST telah diberi amanah untuk membawa ajaran budi luhur, karena itu hoaks jelas tidak sesuai dengan ajaran PSHT.

“Warga PSHT harus ikut memancarkan cita – cita luhur kita. Ikut memayu hayuning bawana ( memperindah keindahan dunia,” tandasnya.

Taufik menambahkan, Warga PSHT harus ikut serta dan aktif dalam pembangunan nasional serta menjaga stabilitas nasional melalui aksi bela negara melawan hoaks dengan bekerjasama dengan pemerintah, TNI dan Polri.

“Kita harus terus menumbuhkan semangat bela negara. Bela negara ini penting, karena munculnya industri hoaks. Jangan sampai bangsa Indonesia pecah belah karena hoaks. Dan jangan sampai PSHT terpecah belah karena hoaks. Kita harus lawan hoaks,” tegasnya.

“Kita yakin kebersamaan PSHT mempunyai peran yang sangat penting didalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Nanang Setyono, Sekretaris Dewan Pertimbangan PSHT Cabang Demak, mengatakan,disamping menekuni ilmu pencak silat keberadaan PSHT, juga ingin berkontribusi membantu perwujudan pembangunan nasional serta ingin mengabdikan diri bela negara terutama melawan hoaks.

“Kami ingin membantu mewujudkan pembangunan di Kabupaten Demak. Kami siap bekerjasama dengan Pemkab Demak, Kodim maupum Polres Demak. Ada kegiatan bersih sungai, tanggap bencana dan kegiatan sosial lainnya, PSHT siap mengabdikan diri,” kata Nanang yang juga berprofesi sebagai advokat.

Sejak dirintis pada tahun 2002 lalu, sambung Nanang, PSHT Demak kini telah memiliki 1360 anggota yang terdiri dari pelatih dan siswa.

“Ada 23 tempat latihan bagi ribuan anggota PSHT Demak, yang tersebar di 14 kecamatan. Dan rencananya PSHT Demak juga akan membuat sasana latihan sendiri,” ujarnya.

Adapun untuk kepengurusan PSHT Cabang Demak, masa bhakti 2018 2023, Ketua cabang PSHT Demak Abdul Hamid dan Ketua Dewan Pertimbangan PSHT Cabang Demak Bambang Prawoto, terpilih berdasarkan musyawarah bersama anggota PSHT Demak. (El)