Home News Update Pendaftar Eselon II Diharap Pemikiran Orisinal

Pendaftar Eselon II Diharap Pemikiran Orisinal

Ganjar : eselon II pemikirannya harus orisinal
Ganjar : eselon II pemikirannya harus orisinal

Semarang, 2/12 (BeritaJateng.Net) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengharapkan para pelamar seleksi terbuka pegawai negeri sipil eselon II untuk lima jabatan di lingkungan pemerintah provinsi setempat–yang lolos seleksi administratif–menyampaikan orisinalitas pemikiran.

“Saya tidak berharap betul, di antara mereka (para pelamar eselon II, red.) gagasannya dibuatkan oleh staf atau saudaranya. Jujur saja tidak apa-apa, tetapi itu orisinal,” katanya di Semarang, Selasa.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai meninjau pelaksanaan uji gagasan secara tertulis tentang kompetensi teknis yang diikuti sebanyak 48 pelamar eselon II di Wisma Perdamaian Semarang.

Ganjar menjelaskan bahwa gagasan orisinal yang disampaikan para pelamar eselon II saat uji gagasan tertulis tentang kompetensi teknis tersebut akan ditagih oleh masyarakat jika terpilih menduduki salah satu jabatan yang kosong di lingkungan Pemprov Jateng.

“Anggap saja itu (gagasan, red.) seperti janji politiknya, yang penting jujur, orisinal, tidak dibuatkan orang lain sehingga nantinya saat ‘indepth interview’ itu bisa menjelaskan semua idenya sampai ke operasionalnya,” ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Menurut Ganjar, dirinya menyerahkan sepenuhnya penyeleksian pelamar eselon II kepada tim panitia seleksi.

“Panitia seleksi saya berikan hak penuh untuk seleksi peserta agar prosesnya berjalan secara terbuka,” katanya.

Ganjar mengungkapkan bahwa dari 48 pelamar yang lolos seleksi administratif, ada dua orang yang tidak mengikuti uji gagasan secara tertulis pada hari ini. Namun, dia tidak menyebutkan identitas keduanya.

Ketua Panitia Seleksi Budi Prayitno mengatakan bahwa sebanyak 48 pelamar pada seleksi terbuka pegawai negeri sipil eselon II untuk lima jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah lolos seleksi administratif.

Dari 40 pria dan delapan perempuan yang lolos seleksi administratif itu terdiri atas 15 pelamar untuk posisi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan Jateng, tiga pelamar posisi Wakil Direktur Pelayanan RSUD dr. Moewardi.

“Kemudian, masing-masing sepuluh pelamar untuk jabatan Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Aset Daerah, serta Wakil Direktur Umum RSUD dr. Moewardi Surakarta,” ujarnya.

Sebelumnya, total 96 orang yang mendaftar pada pendaftaran seleksi terbuka PNS eselon II yang berlangsung 6–26 November 2014. Namun, setelah memeriksa persyaratan administratif dan makalah dari para pelamar hanya 48 orang yang dinyatakan memenuhi syarat.

Penilaian yang dilakukan panitia seleksi terhadap berkas-berkas para pelamar seleksi terbuka eselon II itu meliputi kelengkapan administrasi dan persyaratan administrasi yang menggugurkan pelamar, yaitu pangkat dan atau eselon tidak memenuhi syarat, tidak memilih salah satu jabatan yang dilamar secara spesifik, masa jabatan terakhir tidak memenuhi syarat, serta syarat diklatnya kurang.

Penilaian terhadap makalah pendaftar meliputi orisinalitas gagasan, kejernihan urutan logika, kekuatan dan ketersusunan argumentasi, serta kreativitas dan potensi inovatif.

Menurut Budi, seleksi terbuka eselon II ini tidak hanya diminati oleh PNS dari Jateng, tetapi juga nasional dan latar belakang internal atau eksternal dari PNS yang mendaftar seleksi terbuka eselon II itu tidak menjadi patokan penilaian dari panitia seleksi.

“Selain itu, identitas para pendaftar sebagai penulis makalah dihilangkan pada penilaian untuk menjaga objektivitas,” ujarnya.

Ia mengungkapkan ada beberapa yang menyebabkan para pelamar gagal maju ke tahap seleksi selanjutnya.

“Hal-hal yang menyebabkan gagal, antara lain kelengkapan dokumen kurang, seperti tidak izin atasan dan tidak menyertakan laporan pajak, serta karya ilmiah atau makalah yang ditulis tidak memunculkan gagasan orisinal dan kriteria-kriteria yang sudah ditetapkan,” katanya.

Panitia seleksi terbuka eselon II akan menyerahkan masing-masing tiga calon untuk kelima jabatan di lingkungan pemprov itu kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo pada tanggal 16 Desember 2014 untuk dipilih.

Panitia seleksi pegawai negeri eselon II diketuai oleh Budi Prayitno dengan anggota Sri Puryono Kartosoedarmo, Widadi, Sugiyanto, Angelina Ika Rahutami, Myra Diarsi, Hartanto, dan Untung Alifianto. (ant/pri)