Home Headline Pencuri Spesialis Bus Antar Provinsi Ditangkap

Pencuri Spesialis Bus Antar Provinsi Ditangkap

Dua pencuri spesialis bus antar provinsi yang tertangkap saat gelar perkara di mapolres Kendal Selasa (11/11/2014) (Beritajateng.net/DK)
Dua pencuri spesialis bus antar provinsi yang tertangkap saat gelar perkara di mapolres Kendal Selasa (11/11/2014) (Beritajateng.net/DK)
Dua pencuri spesialis bus antar provinsi yang tertangkap saat gelar perkara di mapolres Kendal Selasa (11/11/2014) (Beritajateng.net/DK)

Kendal, 11/11 (Beritajateng.net) – Berdalih kehabisan uang saku karena dicopet, dua musafir yang hendak ke Jakarta nekad mencuri sebuah laptop dan body scan milik penumpang lain yang naik satu bus dengan mereka. Keduanya diketahui bernama Mohammad Abdul (19) dan Mualiq (35) warga Jalan Anggrungan Desa Talang Agung Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang.

Diduga dua tersangka merupakan komplotan pencuri spesialis di bus antar provinsi. Dugaan tersebut muncul karena alasan yang diungkapkan keduanya dianggap tidak masuk akal. Menurut pengakuan Mohammad Abdul, ia dan kawannya hendak ke Jakarta untuk mencari kerja. Namun saat di Solo dirinya kecopetan sehingga tidak memiliki uang saku sepeserpun. Kejadian tersebut membuat dirinya berinisiatif melakukan tindak kejahatan dengan mencuri barang berharga milik penumpang lain yang menaiki satu bus dengannya.

“Saya kecopetan dan sudah tidak memiliki uang sepeserpun untuk modal hidup di Jakarta. Maka Saya nekad mengambil tas milik penumpang lain”, aku Mohammad Abdul ketika gelar kasus di Mapolres Kendal pada Selasa pagi.

Barang hasil curian yang diambil Mohammad Abdul, lalu diserahkan ke rekannya Mualiq. Usai memperoleh barang berharga tersebut, mereka segera turun dari bus Rosalia Indah bernomor polisi AD 1429 DA dan menginap di Hotel Jatisari Kecamatan Weleri Kendal.

Sementara itu, Kapolres Kendal, AKBP Harryo Sugihhartono menjelaskan pihaknya akan mengembangkan penyelidikan terhadap kedua tersangka. Hal ini dilakukan karena diduga tersangka merupakan spesialis pencuri di Bus antar provinsi.

“Kami akan melakukan pengembangan terhadap kasus ini”, ujarnya.

Kapolres menambahkan, keduanya akan dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan maksimal 7 tahun. Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa barang bukti berupa laptop acer warna hitam dan body scan warna silver sudah diamankan. (DK/pj)