Home Hukum dan Kriminal Pencuri Ditangkap Polisi Berkat CCTV

Pencuri Ditangkap Polisi Berkat CCTV

ilustrasi

ilustrasi
ilustrasi

Cilacap, 22/1 (BeritaJateng.net) – Seorang pencuri yang beraksi di rumah Dedi Arfianto (39), warga Desa Adimulya RT 02 RW 16, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dapat ditangkap berkat rekaman kamera pengintai atau “closed-circuit television” (CCTV).
“Kasus pencurian dengan pemberatan ini terungkap setelah korban atas nama Dedi Arfianto melapor ke Polsek Wanareja pada 12 Januari 2015,” kata Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Polis Ulung Sampurna Jaya didampingi Kepala Subbagian Humas Ajun Komisaris Polisi Bintoro Wasono di Cilacap, Kamis.
Menurut dia, barang-barang milik korban yang diambil pencuri berupa 10 buah gelang imitasi, satu kalung imitasi, sepasang anting imitasi, sebuah tas, beberapa pakaian, dan uang tunai sebesar Rp1.300.000.
Berdasarkan laporan tersebut, kata dia, petugas Kepolisian Sektor Wanareja segera melakukan penyelidikan melalui rekaman kamera pengintai yang terpasang di rumah korban.
“Dengan adanya rekaman CCTV, polisi melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus sehingga mengarah kepada seseorang yang diduga pelaku pencurian itu,” katanya.
Ia mengatakan bahwa rekaman kamera pengintai itu dapat menjadi bukti awal untuk menangkap pelaku pencurian yang diketahui bernama Maskur (34), warga Desa Sidamulya, Kecamatan Wanareja.
Menurut dia, pelaku pencurian tersebut ditangkap tanpa melakukan perlawanan di rumahnya pada 15 Januari 2015 dan hingga saat ini masih dalam pemeriksaan.
“Pelaku bakal dijerat Pasal 363 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) dengan ancaman hukuman di atas lima tahun pejara. Saat ini, polisi masih melacak barang bukti yang telah dijual pelaku ke berbagai tempat,” katanya.
Lebih lanjut, Kapolres memberikan apresiasi kepada korban yang telah memasang kamera pengintai di sudut rumahnya sehingga kasus pencurian dapat segera terungkap.
Ia mengimbau seluruh warga Cilacap untuk selalu waspada ketika meninggalkan rumah dan selalu mempererat komunikasi dengan tetangga sekitar.
“Aktifkan program siskamling (sistem keamanan lingkungan) di daerah masing-masing,” katanya. (ant/BJ)