Home Headline Pencari Udang Ditemukan Tewas Mengapung di Tambak

Pencari Udang Ditemukan Tewas Mengapung di Tambak

360
0
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

Kendal, 26/1 (BeritaJateng.net) – Seorang warga laki-laki paruh baya ditemukan tewas dan mengapung dalam kondisi telungkup di sebuah tambak yang berada di Desa Wonorejo Kecamatan Kaliwungu Kabupaten Kendal, Senin (26/1) siang.

Korban diketahui bernama Bejo bin Sulaiman (55) warga Desa Lanji RT 02 RW 03 Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal yang sehari-hari bekerja menjadi pencari ikan dan udang.

Penemuan mayat menggemparkan itu diketahui kali pertama oleh Ahmad bin Jumari (52) warga Dusun Karangturi Desa Lanji RT 05 RW 04 Kecamatan Patebon. Saat itu dirinya hendak pulang usai mencari kerang di laut Desa Wonorejo itu. Dalam perjalanan pulang, dia (Ahmad-Red) melihat sesosok mayat yang sudah mengambang di sebuah tambak dalam kondisi mengapung dan telungkup.

“Sepulang mencari kerang di laut, niat saya sambil melangkah pulang hendak mencari udang di tambak. Setibanya di tambak, kok ada sesosok mayat mengambang ditengah-tengah tambak. Karena takut saya melaporkan kejadian itu ke balai desa setempat,” ujar Ahmad.

Atas laporan itu, pihak desa lalu menghubungi Polsek Kaliwungu dan tidak lama kemudian, polisi datang ke lokasi.

Polisi tampak kesulitan menuju lokasi kejadian karena kondisi jalan sangat licin. Petugas dengan dibantu warga terpaksa menggunakan sampan kecil untuk mencapai titik lokasi keberadaan posisi mayat tersebut.

Kapolsek Kaliwungu AKP Udjang Syamsudin melalui Kanit Reskrim Aiptu Sutikna saat dikonfirmasi mengatakan, meninggalnya korban diduga karena sakit, sebab tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.

“Usai dilakukan pemeriksaan tim medis Puskesmas Kaliwungu, ternyata tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban,” terangnya.

Tim inafis Reskrim Polres Kendal yang datang ke lokasi bersama tim medis, usai melakukan pemeriksaan juga tidak menenukan tanda-tanda penganiayaan. Kini jenazah korban langsung di bawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan. (BJ19)