Home Lintas Jateng Pemulangan Eks Gafatar : Keluarga Kiryono Minta Dua Cucu Balitanya di Asuh...

Pemulangan Eks Gafatar : Keluarga Kiryono Minta Dua Cucu Balitanya di Asuh Keluarga

Karanganyar, 29/1 (BeritaJateng.net) – Keluarga Kiryono, warga Perum Blulukan Indah B 7 Ds.Blulukan Kec.Colomadu Karanganyar, sedikit kecewa. Pasalnya, niat untuk membawa putrinya  beserta suami dan tiga anaknya tidak tidak berhasil. Padahal kemarin pihaknya sudah meminta ijin pada Pemerintah agar bisa “di bina” di rumahnya.

Dewi Tri Marindra (ririn ) dan suaminya Arif Yusnindar serta tiga orang anaknya Andrew El Sabian Yunandar (5), Rajendrea Satria Maheswara Yunandar (3), Jingga Laksita Kamaia (1) masuk dalam rombongan yang di pulangkan dari dusun Pasir Mempawah Kalimantan Barat.

Kiryono  semula berharap agar Ririn dan kekuarganya bisa tinggal sementara agar bisa tinggal di rumahnya untuk beberapa waktu untuk pemulihan psikis dan mental juga spiritualnya.

Namun sesuai prosedur administrasi, Ririn dan Arif tercatat sebagai warga Jogja yang beralamat di gg Akasia no 37 Rt 06 /Rw 03 Janti, Catur Tunggal Depok Sleman.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang di wakili Camat Colomadu, Yopi Eko Jati Wibowo mendatangi kediaman Kiryono. Rencana sebelumnya setelah dari Asrama Haji Donohudan anggota eks Gafatar akan akan diserahkan kepada Pemerintah Daerah di mana mereka berdomisili untuk selanjutnya di bawa ke tempat asalnya.

“Karena ada kendala teknis maka mereka tidak  bisa pulang ke sini (Colomadu). Secara administratif tercatat sebagai warga Jogjakarta dan harus di bawa ke Jogkakarta untuk di bina di sana,” jelas Yopi Jumat (29/1/2016).

Sementara itu ayah Ririn, Kiryono
tidak patah semangat. Sebagai kakek, Kiryono akan berjuang agar dua cucunya bisa di asuh olehnya untuk sementara waktu. Selama Ririn dan Arif mendapat pembekalan dari pemerintah.

Dengan di dampingi oleh Perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar Kapolsek Colomadu, Kiryono akan menemui perwakilan Pemerintah DIY.

Kiryono sangat berharap agar cucunya tidak terus berpindah tempat. Kasihan mereka masih sangat kecil. Mereka tidak tahu apa- apa. Sedangkan yang bungsu biar di bawa ibunya saja karena masih menyusui.

“Jika saya tidak bisa bawa anak saya pulang. Setidaknya dua cucu saya bisa di tinggal di sini. Untuk yang paling kecil biar sama ibunya saja karena masih menyusui,” jelas Kiryono saat temui sebelum berangkat ke Asrama Haji.

Harapan Kiryono, loby yang di lakukannya dengan di bantu pihak terkait bisa membuahkan hasil. Dengan begitu dua balita tegas bu bisa hidup normal kembali dengan lingkungan yang nyaman.

Sementara itu, ibu dari Dewi Tri Marindra, Siti Komariah dengan menahan tangisnya meminta dengan sangat agar cucunya bisa di bawa pulang untuk di rawat kakek neneknya.

“Saya itu kasihan sama anak-anaknya. Yang kecil masih menyusu. Dan masih harus berpindah tempat. Semoga mereka bisa memberikan kelonggaran,” pungkas Siti Komariah. (Bj24).