Home Headline Pemohon SKCK Di Kota Semarang Membludak

Pemohon SKCK Di Kota Semarang Membludak

1227
Pemohon SKCK Di Kota Semarang Membludak
       Semarang, 21/9 (BeritaJateng.net) – Jumlah pemohon pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian, SKCK di Polrestabes Semarang membeludak. Hal ini terjadi seiring dengan dibukanya masa pendaftaran calon pegawai negeri sipil atau c-p-n-s,  secara serentak.
        Sejak pengumuman akan adanya pendaftaranCPNS ramai diberitakan di sejumlah media,  jumlah pemohon SKCK  di Mapolrestabes Semarang bertambah.
        Meski surat keterangan catatan kepolisian dibutuhkan setelah pelamar melewati tahapan seleksi kompetensi cpns,   namun antusiasme masyarakat cukup tinggi. Para pelamar CPNS memilih  berjaga-jaga,  sebagai salah satu syarat kelengkapan dalam pendaftaran CPNS
        Kapolresatbes Semarang Kombes Pol. Abiyoso Seno Sji, meminta para pemohon untuk bersabar mengantri sesuai nomor antrian yang telah diberikan.
       “Banyak sekali masyarakat Semarang yang memang membutuhkan pelayanan untuk penerbitan skck dan kebetulan waktunya juga hampir bersamaan, sehingga petugas kami juga sebetulnya sudah memberikan pelayanan yang terbaik, kita akan maksimalkan itu semua tapi kuncinya adalah tidak lain dari kesabaran masyarakat”, ujarnya.
        Jumlah pemohon jika hari biasa sampai 100 pemohon, kini melonjak hingga  tiga kali lipat lebih atau sekitar 300 pemohon setiap harinya.
         Sebagian besar para pemohon SKCK lebih memilih datang pagi untuk mendapatkan nomor antrian lebih awal. “Jadi kemarin temen saya itu sudah ke sini, tapi kayaknya karena kesiangan terus kehabisan nomor antrian. Jadi saya pun datang pagian hari ini. Banyak sih mas yang jaga-jaga bikin SKCK”, ungkap Fathiroh salah satu pemohon SKCK.
        Untuk meningkatkan pelayanan seiring membeludaknya pemohon, Polrestabes Semarang juga menyiapkan loket tak hanya di kantor Polres. Pihaknya pun menyediakan peralatan pendukung seperti fasilitas sim corner di kawasan  simpang lima yang dibuka pada sabtu malam dari sore hingga pukul 22.30 atau sabtu malam. (Nh/El)