Home Lintas Jateng Pemkot Tidak Tarik Retribusi Pasar Klewer

Pemkot Tidak Tarik Retribusi Pasar Klewer

Solo, 31/12 (Beritajateng.net) – Pemerintah Kota Surakarta, Jawa Tengah, tidak akan menarik restribusi dari para pedagang yang untuk sementara menempati kios-kiosr darurat pascakebakaran Pasar Klewer.

Target retribusi dari Pasar Klewer akan dihilangkan, Pemkot tidak akan menarik retribusi dari pedagang dengan mempertimbangkan kondisi di luar kekuasaan manusia karena kebakaran, kata Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo kepada wartawan di Solo, Rabu.

Padahal Pasar Klewer di 2015 ditargetkan menyumbang PAD Rp3,5 miliar. Pasar luluh lantak terbakar pada Sebtu pekan lalu.

Pembebasan dari kewajiban retribusi merupakan kebijakan yang juga diterapkan di pasar lain yang terbakar sebelumnya, seperti Pasar Mebel, kata FX Hadi Rudyatmo yang akrab di panggil Rudy.

Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota Surakarta, Subagiyo menuturkan pembebasan dari retribusi akan diberlakukan selama pedagang menempati pasar darurat.

Subagiyo mengakui Pasar Klewer merupakan salah satu penyumbang PAD terbesar dari pos pendapatan pasar.

Ia menyebutkan di Pasar Klewer yang merupakan pusat perdagangan tekstil terbesar di Jawa Tengah itu ada 2.543 pedagang dan ini belum ditambah dengan pedagang pelataran yang mencapai 700-an orang dan pedagang kios renteng. Para pedagang ini akan direlokasi ke pasar darurat.

Ia mengatakan tahun 2014 menargetkan PAD dari pasar Rp20,1 miliar. Pendapatan pasar itu diantaranya berasal dari pos tarikan retribusi ditarget Rp12 miliar, pemasukan dari pos pemanfaatan aset Rp2 miliar dan pendapatan penjualan los dan kios Rp5,6 miliar. (BJ)