Home Ekbis Pemkot Surakarta Targetkan PAD Hotel Rp21,78 Miliar

Pemkot Surakarta Targetkan PAD Hotel Rp21,78 Miliar

image
Ilustrasi

Solo, 28/11 (Beritajateng.net) – Pemerintah Kota Surakarta tahun 2015 menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari pungutan retribusi dan pajak hotel sebesar Rp21,78 miliar atau naik 10 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp19,8 miliar.

“Meskipun ada larangan pegawai negeri sipil (PNS) melakukan rapat di hotel tidak mengubah langkah pemkot untuk menaikkan target PAD dari sektor pajak hotel,” kata Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Pemkot Surakarta Budi Yulistianto di Solo, Jumat.

Ia menilai adanya larangan penyelenggaraan kegiatan di hotel tentu sedikit berimbas pada sektor PAD. Namun hal ini tidak akan berdampak signifikan terhadap pendapatan.

“Hotel itu tidak saja melayani birokrat tapi juga ‘corporate’. Jadi meski ada larangan, tidak akan berpengaruh banyak,” katanya.

Kenaikan target pendapatan dari pajak hotel sebesar 10 persen, lanjutnya, salah satu faktor pertimbangannya adalah pertumbuhan hotel di Solo.

Selain pendapatan dari pajak hotel, pihaknya juga menerima pajak resto dari makan dan minum hotel dan lain-lain targetnya Rp18,2 miliar.

Budi menerangkan ada 10 pos pajak daerah yang semuanya dikelola DPPKA dan merupakan penyumbang terbesar PAD. Di antaranya pajak hotel, pajak resto, pajak hiburan, pajak air tanah, pajak reklame, pajak parkir, pajak burung walet, pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), pajak bumi dan bangunan (PBB), serta pajak penerangan jalan (PPJ).

“Pajak resto ini yang mungkin sedikit menurun pendapatannya, karena acara ‘meeting’ di hotel kan masuknya lebih ke pajak resto. Tapi pendapatan tetap kami target sama tahun ini,” katanya.(ant/pj)