Home Lintas Jateng Pemkot Solo Segera Perbaiki Aset Yang Rusak Akibat Banjir

Pemkot Solo Segera Perbaiki Aset Yang Rusak Akibat Banjir

294
Kepala Dishubkominfo Solo Yosca Herman Sudrajat usai meninjau aset Pemkot Solo yang hilang dan rusak, Sabtu (25/4)
Kepala Dishubkominfo Solo Yosca Herman Sudrajat usai meninjau aset Pemkot Solo yang hilang dan rusak, Sabtu (25/4)
Kepala Dishubkominfo Solo Yosca Herman Sudrajat usai meninjau aset Pemkot Solo yang hilang dan rusak, Sabtu (25/4)

Solo, 25/4 (BeritaJateng.net) – Banjir yang terjadi pada Kamis (23/4) lalu yang merendam sebagian wilayah Solo bagian utara Kelurahan Sumber, Nusukan, Banyuanyar, Kadipiro, Banyuagung mengakibatkan beberapa aset milik pemerintah kota Solo banyak yang rusak.

Selain itu jalan juga banyak yang mengalami kerusakan akibat terendam banjir. Akibatnya sebagian jalan beraspal mengelupas dan hancur tergerus derasnya air bahkan banyak garis marka yang catnya mengelupas dan hilang.

Salah satu diantaranya adalah jalan di Jembatan Banyuanyar, dimana  aspal di pinggir bahu jalan ambrol, dan warga menutupinya dengan alat seadanya sebagai tanda agar pengendara jalan berhati-hati.

Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) kota Solo segera melakukan identifikasi pada aset milik Pemkot yang rusak diterjang banjir kiriman dari Boyolali.

Kepala Dishubkominfo Solo, Yosca Herman Sudrajat mengatakan, saat terjadi banjir kiriman dari wilayah Boyolali, membuat banyak infrastruktur terutama yang berhubungan dengan lalu lintas seperti rambu lalu lintas dan juga traffic light yang digunakan mengatur lalu lintas dalam kondisi rusak.

Yosca juga menyebutkan saat ini pihaknya sedang mengidentifikasi aset yang rusak atau hilang terbawa banjir. Bahkan berdasarkan laporan yang masuk sejumlah traffic light dilaporkan rusak, dan tidak bisa dioperasikan kembali.

“Jika tidak segera diperbaiki akan menganggu kelancaran arus lalu lintas,” jelas Yosca.

Yosca juga menyebutkan bahwa banyaknya rambu lalu lintas yang rusak dan juga hilang karena tidak kuat menahan derasnya arus luapan kali Pepe dan Kalianyar, sehingga banyak yang patah dan hilang terbawa banjir.

“Kita masih lakukan pendataan, dan akan segera dilakukan perbaikan bagi rambu-rambu yang mengalami kerusakan,” pungkasnya. (BJ24)