Home Headline Pemkot Semarang Terus Kebut Perbaikan Jalan Berlubang Akibat Banjir

Pemkot Semarang Terus Kebut Perbaikan Jalan Berlubang Akibat Banjir

791
Kondisi jalan rusak di Jalan Karangroto Semarang
         Semarang, 23/2 (BeritaJateng.net) – Banjir yang menggenangi ruas jalan di beberapa lokasi di Kota Semarang, seperti di kawasan kaligawe, sebabkan beberapa jalan Kota mengalami kerusakan.
         Terkait Hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Iswar Aminudin mengatakan, saat ini Tim Unit Pemeilharaan jalan sudah dikerahkan untuk melakukan perbaikan.
          “Ada 20 tim sudah bergerak semua seperti tambal sulam dijalan sudah kita lakukan,” katanya, Kamis.
          Lebih lanjut, Iswar mengungkapkan Hujan dan banjir tidak terlalu berpengaruh terhadap jalan di Kota Semarang. Menurutnya, kerusakan jalan kota terjadi akibat dampak dari tergenangnya jalan Nasional sepertihalnya di Kawasan Kaligawe yang merupakan jalur nasional, menyebabkan beberapa pengendara memilih jalur alternatif.
         “Tidak terlalu berpengaruh ya sebenarnya, jalan di kota semarang juga tidak banjir, ya hanya beberapa. sebenarnya kerusakan yang terjadi itu seperti jalan berlubang di kawasan genuk itu diakibatkan karena jalan kaligawe tergenang, jadi pada larinya ke jalur alternatif,” ungkapnya.
          Lebih lanjut Iswar menjelaskan, pihaknya saat ini juga terus melakukan komunikasi dengan berbagai pihak seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) ataupun satker balai jalan nasional untuk segera melakukan penambalan di jalan kaligawe.
         “Sudah kami komunikasikan untuk segera diperbaiki. intinya untuk jalan kota kita bekerja berdasarkan SOP, jika ada jalan berlubang dan itu ranah DPU Kota Semarang ya langsung kita tambal, kita sudah sediakan banyak aspal untuk tahun 2018 ini,” ungkapnya.
         Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Semarang, Kadarlusman mengatakan, Saat ini Pemerintah Kota Semarang sudah bekerja dengan baik, namun perlu dipercepat lagi untuk perbaikan pada kerusakan jalan yang dijadikan sebagai jalur alternatif.
         “Sebetulnya udah maksimal mas, hanya karna kaligawe sering macet sehingga jalan yg di maksud di jadikan alternatif semua armada lewat situ sehingga menjadi lebih parah rusaknya, perlu adanya percepatan sehingga kerusakan tidak semakin parah,” imbuhnya. (El)
Advertisements