Home Headline Pemkot Semarang Dirikan Posko Siaga Covid-19

Pemkot Semarang Dirikan Posko Siaga Covid-19

330
Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Semarang, Hevearita G. Rahayu menunjukkan jamu corona produksi warga Semarang yang didistribusikan kepada ODP di Semarang.

SEMARANG, 26/3 (BeritaJateng.net) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Semarang mendirikan posko siaga covid-19 di Gedung Pusat Informasi Publik (PIP) Balaikota Semarang.

Posko tersebut berisi sejumlah logistik untuk penanganan covid-19.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang juga merupakan Wakil Walikota Semarang mengatakan, posko ini didirikan untuk koordinasi penyimpanan dan distribusi logistik berupa sembako dan alat kesehatan.

Sementara ini yang tersedia antara lain 100 kilogram beras, 100 kilogram telur, Gula, Jamu Corona dan sedikit hand sanitizer serta masker.

Pengadaan logistik tersebut dari OPD Kota Semarang serta bantuan dari BUMD Kota Semarang.

Stock beras di Posko Siaga Covid-19 Semarang

Logistik ini utamanya diberikan untuk para orang dalam pemantauan (ODP) dan PDP Corona Virus di Kota Semarang.

Tentu saja, sesuai dengan data yang diberikan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang, Puskesmas dan Kecamatan masing-masing.

“Pembagiannya tergantung kebutuhan ODP. Bagi ODP yang tidak mampu diusulkan ke DKK kemudian nanti ke kami. Selanjutnya, kami berikan ke kecamatan,” papar Mbak Ita sapaan akrab Hevearita.

Ita membeberkan, gugus tugas sejauh ini sudah menyalurkan logistik sembako di beberapa wilayah di kota Semarang melalui petugas kecamatan-kecamatan.

Tak hanya itu, satuan gugus tugas juga mendistribusikan Jamu Corona yang terbuat dari rempah kering untuk diberikan pada warga yang terindikasi ODP. “Jamu ini sepaket bisa lima kali seduh. Akan diberikan bersamaan dengan pendistribusian beras, telur dan sembako pada warga ODP,” kata Ita.

Pemkot Semarang Dirikan Posko Siaga Covid-19

Lebih lanjut, dia menambahkan, posko covid-19 ini sudah mulai dijaga oleh petugas piket sejak Senin lalu. Ada 11 OPD yang dilibatkan dengan jumlah sekitar 100 orang.

Setiap hari ada tiga OPD yang berjaga dibagi menjadi dua shift. Shift pertama mulai pukul 08.00-14.00 dan shift kedua pukul 14.00-20.00 WIB. (El)