Pemkot Semarang Alokasikan Rp. 400 Miliar Untuk Benahi Jalan Kawasan Pinggiran

ilustrasi

Semarang, 30/12 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota Semarang mengalokasikan anggaran setidaknya Rp300-400 miliar tahun depan untuk membenahi infrastruktur jalan yang ada di kawasan pinggiran.

“Kesiapan infrastruktur di wilayah pinggiran pada 2017 memang terus kami genjot,” kata Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang Iswar Aminuddin di sela pantauan proyek jalan di Semarang.

Menurut dia, pertumbuhan perekonomian di kawasan pinggiran diprediksi semakin tahun akan semakin berkembang karena polanya tidak lagi berada di wilayah pusat kota, tetapi menyebar.

Maka dari itu, kata dia, pembangunan infrastruktur di kawasan pinggiran akan menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Semarang untuk mendukung pemerataan pertumbuhan perekonomian.

“Seperti di kawasan Genuk ini, menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam penanganan infrastruktur di wilayah pinggiran agar perekonomian masyarakat berjalan baik,” katanya.

Bahkan, kata dia, Bina Marga Kota Semarang akan mengalokasikan dana yang sangat besar untuk pembangunan infrastruktur di kawasan pinggiran, yakni mencapai Rp300-400 miliar pada APBD 2017.

“Besaran anggaran ini (pembangunan infrastruktur wilayah pinggiran, red.) kurang lebih 70-80 persen dari keseluruhan anggaran yang dikucurkan oleh Bina Marga Kota Semarang,” ungkap Iswar.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memastikan pembangunan di wilayah pinggiran, terutama infrastruktur jalan akan tetap diperhatikan dengan alokasi anggaran pada tahun depan.

“Untuk kawasan pinggiran, kami akan tetap fokus, seperti jalur menuju Universitas Negeri Semarang (Unnes) di kawasan Gunungpati, Semarang,” katanya Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi.

Pada tahun depan, kata dia, direncanakan proyek pelebaran jembatan Sampangan sehingga arus lalu lintas di kawasan tersebut yang saat ini sedemikian padat bisa lebih lancar.

“Di kawasan Jabungan, Banyumanik, selama ini pembangunannya juga tertinggal sangat lama,” katanya.

Meskipun tahun lalu sudah dianggarkan puluhan miliar rupiah untuk kawasan itu, lanjut dia, pada tahun depan akan dianggarkan lagi Rp20 miliar untuk pembangunan di daerah Jabungan.

Demikian pula untuk wilayah Genuk, kata dia, yang pembangunannya selama ini juga tertinggal begitu jauh dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya.

“Tahun depan, kami masih akan gelontorkan anggaran sekitar Rp30 miliar, khusus untuk pembangunan jalan di wilayah Genuk,” katanya. (El)

Tulis Komentar Pertama