Pemkot Perhatikan Nasib Pedagang Yang Belum Dapatkan Lapak Di Shelter PKL Suryokusumo

Walikota Semarang Hendrar Prihadi melepas balon simbolis ditandainya peresmian Shelter PKL Taman Suryokusumo

Semarang, 6/3 (BeritaJateng.net) – Walikota Semarang Hendrar Prihadi berjanji tetap akan memperhatikan nasib PKL yang belum mendapat Lapak di shelter PKL Taman Suryokusumo Tlogosari.

Ratusan Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) Tlogosari menggelar kirab menandai masuknya para pedagang ke bangunan baru Shelter PKL Tlogosari di Taman Suryokusumo. Rombongan yang diawali dengan tarian barongsai ini menjadi tontonan warga ditengah aktivitas Minggu pagi disepanjang jalan Tlogosari Raya.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi disela-sela acara relokasi PKL Tlogosari menyebutkan, mengingat shelter suryokusumo berada ditengah pemukiman masyarakat diharapkan para PKL dapat menjaga lingkungan disekitar seperti tidak membiarkan sampah berserakan, dan parkir kendaraan agar tidak menganggu akses warga sekitar.

Sementara terkait dengan kekurangan di shelter yang dibangun dengan anggaran murni Pemkot Semarang senilai Rp. 3,5 miliar rupiah ini nantinya akan disempurnakan oleh dinas pasar terkait keluhan yang ada.

“Selain itu Para PKL yang menempati shelter tersebut akan diusahkan untuk mendapat hak guna bangunan diatas tanah pemkot semarang/ yang saat ini masih dalam proses Badan pertanahan Nasional dan pemerintah pusat,” ujar Hendi–sapaan akrab Hendrar Prihadi

Disisi lain, terkait dengan PKL yang belum terakomodir di shelter Suryokusumo, Kepala dinas Pasar Kota Semarang Trijoto Sardjoko mengatakan, semua PKL yang berjualan disepanjang jalan Tlogosari raya akan dipindah semua di shelter Suryokusumo. Sedangkan bagi yang belum mendapat jatah lapak,  dinas pasar akan berkordinasi dengan dinas tata kota dan perumahan kota Semarang, untuk melakukan pembangunan tahap kedua yang ditargetkan pada tahun 2017 dilaksanakan.

Kondisi shelter PKL Suryokusumo yang akan digunakan pedagang
Kondisi shelter PKL Suryokusumo yang akan digunakan pedagang

Sementara itu ketua Persatuan Pedagang dan Jasa PPJ Kota Semarang Ngadino mengatakan, para PKL membutuhkan 2 minggu untuk masuk ke shelter Suryokusumo meski demikian sebagian pedagang sudah menempati PKL tersebut.

Menurutnya PKL Tlogosari yang terdaftar di PPJ kota Semarang sebanyak 500 pedagang dan 200 pedagang yang belum terdaftar, sementara yang sudah pindah di shelter suryokusumo dalam tahap pertama ini sebanyak 225 pedagang.

“Kami juga meminta agar petugas satpol PP dapat bertindak tegas bagi para PKL yang masih berjualan di bahu jalan hal ini agar tidak menimbulkan efek cemburu PKL yang sudah pindah di Shelter Suryokusumo,” paparnya. (Bj05)

Tulis Komentar Pertama