Home Headline Pemkot Gandeng Japfa Group Penuhi Kebutuhan Protein Hewani Penerima PKH Semarang

Pemkot Gandeng Japfa Group Penuhi Kebutuhan Protein Hewani Penerima PKH Semarang

967
Pemkot Gandeng Japfa Group Penuhi Kebutuhan Protein Hewani Penerima PKH Semarang

SEMARANG, 28/2 (BeritaJateng.net) – Guna menyukseskan program Kementerian Sosial RI yakni pengentasan kemiskinan dengan Program Keluarga Harapan (PKH). Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Sosial menggandeng PT Ciomas Adisatwa, Japfa Group menggelar Bimbingan Teknis Manajemen Bisnis Frozen Food kepada 200 orang dari para penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) di Balaikota Semarang, Jumat (28/2/2020).

Vice President PT Ciomas Adisatwa, Japfa Group, Mochamad Zunaiydi dan Kepala Dinsos, Muthohar menjadi pemateri dalam acara tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Mutohar mengatakan, semua stakeholder memiliki peranan penting untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Mengutip Statement Menteri Sosial RI Juliari P. Batubara, Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan semua program kesejahteraan sosial berjalan dan dirasakan manfaatnya. Kemensos memiliki beberapa pilar program. Untuk pilar program perlindungan sosial, ada Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan pangan nontunai (BPNT), dan sembako. Untuk pilar pemberdayaan sosial, ada pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Dari program tersebut, lanjut Mutohar, Japfa group ingin mensupport program pemerintah, melalui program PKH yang merupakan pengentasan kemiskinan.
Program Japfa ingin ambil bagian, karena selama ini masyarakat dalam pemenuhan protein hewani masih tergolong rendah.

Vice President PT Ciomas Adisatwa, Japfa Group, Mochamad Zunaiydi menerangkan, pihaknya menyuport program pemerintah tersebut. Selain itu pihaknya juga memberdayakan masyarakat.

“Kita siapkan program agar 90 pendamping PKH yang ada di Kota Semarang bisa membina kelompok masyarakat pra sejahtera pelan-pelan menjadi sejahtera. Kita tawarkan beberapa alternatif bisnis, seperti usaha frozen food dan ayam goreng atau fried chicken,” ujarnya.

Ia menerangkan, program tersebut akan dimulai Maret 2020. Menurutnya, Kota Semarang menjadi pilot project program tersebut.

Pihaknya berharap nantinya program tersebut berjalan lancer baik distribusi, kerjasama, pembayaran dan suplai nantinya akan dikembangkan di daerah lain. Japfa akan menyediakan produk termasuk tempat penympianan frozen food dan sesekali akan dikirimkan tim untuk membantu edukasi.

“Kita targetkan bisa mensuport semua E-Warong dan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kota Semarang. Kita tidak menutup kemungkinan juga support protein yang lain seperti susu dan telur,” katanya.

Ia menerangkan, program tersebut juga untuk memenuhi gizi masyarakat pra sejahtera. Apalagi produknya saat ini sudah banyak digunakan di semua kalangan masyarakat.

“Masyarakat yang masuk PKH kan mendapat kartu manfaat senilai Rp 150 ribu. Lha nanti dari kartu itu bisa digunakan untuk beberlanja di E-Warong atau KUBE dengan pendamping PKH,” tandasnya.(El)