Home Lintas Jateng Pemkot Gandeng IPDN Atasi Masalah Wilayah Pesisir Kota Semarang

Pemkot Gandeng IPDN Atasi Masalah Wilayah Pesisir Kota Semarang

828
Penanaman Mangrove di kawasan pesisir pantai
Penanaman Mangrove di kawasan pesisir pantai
Penanaman Mangrove di kawasan pesisir pantai

Semarang, 19/10 (BeritaJateng.net) – Sebanyak 20 utusan dari Lembaga Pengabdian Masyarakat Institut Pemerintahan Dalam Negeri (LPM IPDN) yang diketuai oleh Gubernur IPDN, Prof.H.Ermaya Suradianata, SH, MH, MS) dan Kepala LPM IPDN, Dr. Hj. Diah Anggraeini, SH, MM berkesempatan untuk melakukan kunjungan kerja di Kota Semarang. Diterima langsung Pj Walikota Tavip Supriyanti di Ruang Lokakrida, Lt 8, Senin (19/10).

Kunjungan tersebut dalam rangka pengelolaan kawasan pesisir di Kota Semarang sehingga kedepannya diharapkan akan dikelola semakin baik dan juga meminimalkan ancaman abrasi di daerah pesisir maupun meningkatkan pemberdayaan masyarakat pesisir sekitarnya.

“Kami sangat menyambut baik prakarsa dan kegiatan yang akan dilaksanakan di Kota Semarang ini, karena melalui kegiatan ini dapat mengambil manfaatnya dan masukan-masukan positif yang nantinya akan menjadi referensi dalam mengelola kawasan pesisiu di Kota Semarang ini,” urai Tavip dalam sambutannya.

Lanjut Tavip adapun wilayah Kota Semarang yang ada pesisirnya ada 4 Kecamatan yakni Kecamatan Genuk, Semarang Utara, Semarang Barat dan Tugu.

Oleh karena itu, perlu adanya aksi bersama dalam hal ini Pemerintah, Akademisi dan Masyarakat untuk merumuskan program bersama menangani kawasan pesisir ini sehingga dapat berkembang secara optimal  baik untuk menekan laju abrasi maupun meningkatkan pemberdayaan masyarakat pesisir sekitarnya.

Pihaknya berharap agar nantinya akan ada program aplikatif yang dilakukan IPDN yang nantinya bisa ditindaklanjuti bersama oleh Pemkot Semarang dan IPDN utamanya dalam pengelolaan dan pemberdayaan kawasan pesisir Kota Semarang.

“Kami berharap nantinya ada program aplikatif yang bisa diterapkan Kota Semarang. Dan juga sinergitas antara akademi dari IPDN, Pemkot dan Masyarakat Kota Semarang dapat memberdayakan abrasi laut yang terjadi di Kota Semarang,” harap Tavi Supriyanto.

Sementara Gubernur IPDN, Ermaya Suradinata menyampaikan kegiatan ini dilakukan untuk menegakkan dan melestarikan nilai-nilai kebudayaan yang dimiliki Kota Semarang.

“Seperti akhir-akhir ini negara sedang mengalami krisis di berbagai bidang terutama di bidang ekonomi dan budaya. Untuk itulah bangunlah ekonomi dan budaya suatu negara/ kota agar tidak hancur. Karena ekonomi dan budaya sangat bersentuhan langsung dengan kehidupan manusia,” tandas Ermaya.

Adapun kegiatan ini diisi oleh paparan dari 4 narasumber dengan latar belakang yang berbeda. Narasumber pertama oleh Ermaya Suradinata dengan “Analisis Managemen Pemanfaatan Sumber Daya Pesisir”.

Dilanjutkan oleh Diah Anggraeni dan Tavip Supriyanto dengan membawakan topik masing-masing “Pemberdayaan Masyarakat Pesisir” dan “Pelestarian dan Budidaya Wilayah Timut”. Terakhir oleh I Nyoman Sumaryadi dengan topik “Peningkatan Partisipasi dan Solidaritas Masyarakat Pesisir”. (Bj)