Home News Update Pemkot Semarang Anggarkan Rp5 Miliar Bangun Dua Taman

Pemkot Semarang Anggarkan Rp5 Miliar Bangun Dua Taman

Kabid Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Semarang, Budi Prakoso.foto/bj05
Kabid Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Semarang, Budi Prakoso.foto/bj05
Kabid Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Semarang, Budi Prakoso.foto/bj05

Semarang, 26/1 (beritajateng.net) – Ketersediaan ruang publik bagi warga kota Semarang memang sudah menjadi kebutuhan, selain dapat mempercantik wajah kota, keberadaan taman juga dapat difungsikan sebagai tempat rekreasi.

Di tahun 2015, Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Semarang menargetkan pembangunan taman sebanyak dua taman. kedua taman tersebut direncanakan akan menelan anggaran sebesar Rp. 5 miliar dari APBD 2015.

Kabid Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Semarang, Budi Prakoso mengatakan, berdasarkan rencana pembangunan jangka menengah lima tahun, di tahun 2015 ini pihaknya berencana akan membangun taman lagi sebanyak dua taman, diantaranya taman hutan kota di wilayah Mijen tepatnya di depan kantor Shabara dan taman bumi perkemahan Jatibarang.

Budi menambahkan, pembangunan taman di Jatibarang untuk fasilitas tempat tersebut yang kini sudah terdapat waduk. “Tempat tersebut sering digunakan untuk kegiatan masyarakat umum seperti kemah dan outbond, sehingga diharapkan keberadaan taman tersebut dapat mendukung aktivitas warga. Sedangkan taman hutan kota di kecamatan Mijen sengaja dibangun untuk memberikan pelayanan publik yang selama ini belum ada, sekaligus menjadi tempat refreshing,”jelasnya.

Di tahun 2015, DKP kota Semarang akan menyelesaikan perbaikan taman Sudirman di kecamatan Gajahmungkur yang akan dilengkapi oleh fasilitas kamar mandi. Budi menambahkan, dalam rencana pembangunan jangka panjang tahun 2011 sampai 2015 pihaknya mencoba memenuhi amanat undang undang mengenai ruang terbuka hijau atau RTH publik harus memenuhi 20 persen.

“Seperti pembangunan taman Tirto Agung di Banyumanik, taman Sampangan di Gajahmungkur dan meneruskan pembangunan taman Jatisari Mijen, serta taman lalu lintas. Diharapkan tiap bagian wilayah terlayani oleh ruang publik yang dapat digunakan untuk interaksi public,” paparnya. (Bj05)