Home Headline Pemkot Ajukan Anggaran Tali Asih Rp. 2,4 M untuk Pekerja Seks di...

Pemkot Ajukan Anggaran Tali Asih Rp. 2,4 M untuk Pekerja Seks di Sunan Kuning

Pendataan dan validasi data Wanita Pekerja Seks (WPS) di Sunan Kuning.

SEMARANG, 15/8 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kota Semarang mengajukan anggaran uang tali asih untuk Wanita Pekerja Seks (WPS) di lokalisasi Sunan Kuning atau SK sekitar Rp 2,425 miliar. Hal itu diungkapkan Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto saat acara validasi data WPS SK di Balai RW IV, Argorejo, Kamis (15/8/2019).

“Kemarin hanya masalah anggaran, tapi sudah diajukan di perubahan pembahasannya. Tinggal menunggu saja untuk dirapatkan lagi menunggu kelengkapan dewan yang kemarin baru dilantik. Anggaran yang diajukan sebanyak Rp 2.425.000.000, sampai hafal saya nilainya,” ujarnya.

Fajar menginginkan agar alat kelengkapan dewan segera dibentuk untuk kembali dibahas di rapat badan anggaran kedua. Kemudian baru akan naik dirapatkan di tingkat provinsi.

“Tugas kami hanya melakukan pengamanan. Nanti pada H-2 sebelum penutupan kami akan melakukan piket di area ini bersama stakeholder terkait. Hal itu juga akan dilakukan setelah penutupan,” imbuhnya.

Pihaknya menginginkan agar validasi data segera selesai. Sebab, tentunya anggaran tersebut harus memiliki pertanggungjawaban yang jelas dan jangan sampai salah sasaran.

Sementara, Kabid Pembinaan dan Rehabilitasi Dinas Sosial Kota Semarang, Tri Waluyo belum mau membuka nilai yang diajukan untuk dana tali asih tersebut. Pihaknya baru akan menyebut nilai jika anggaran tersebut sudah ditetapkan.

“Kami belum pernah menyampaikan tentang nominal, nanti tunggu penetapannya. Hari ini kami targetkan validasi selesai, ada sekitar 441 warga binaan yang sudah terdata. Setelah ini kita komitmen sudah tidak ada pendataan ulang,” tandasnya. (El)