Home Lintas Jateng Pemkab Pekalongan Apresiasi Para Atlet Berprestasi

Pemkab Pekalongan Apresiasi Para Atlet Berprestasi

323
0
Pemkab Pekalongan Apresiasi Para Atlet Berprestasi
         Pekalongan, 14/9 (BeritaJateng.net) – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memberikan bonus dan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk  atlet yang berprestasi. Anak anak yang berprestasi jika anak sekolah, kita diberikan bea siswa. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, SH MSi diacara upacara Haornas Ke 35 Tahun 2018 ini di alun alun, (14/9).
        Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Bupati menugaskan kepada Dinpora  yang menangani hal tesebut untuk mencari bibit atlet yang potensial untuk dibina sejak awal. “Jika kita sandingkan di Poprov Jateng rangking kita masih menengah kebawah , ayo kita kerja keras, kerja  cerdas dan iklas untuk bersama- sama mengangkat marwah olah raga Kabupaten pekalongan,” tandasnya.
        “Kepada KONI mari kita tingkatkan pembinaan para atlit kita, dan kepada pengurus serta pelatih cabang olah raga mari kita cari bibit para atlet untuk cabang olah yang bisa berprestasi sehingga mengangkat nama Kabupaten Pekalongan didunia olah raga,” lanjutnya.
        Dan pemerintah akan memberikan apresisi kepada atlet yang berprestasi, jika dia siswa akan kita berikan beasiswa, Jika ASN atau TNI Polri jika berprestasi pada level nasional , kita akan sediakan rumah baru. “Hal ini sebagai motivasi semangat untuk berprestasi dalam dunia olah raga dalam rangka menjaga marwah olah raga Kabupaten Pekalongan,” terangnya.
         Sementara itu saat membacakan sambutan menteri olah raga Republik Indonesia Imam Nahrowi, Bupati menyampaikan bahwa tahun ini adalah merupakan tahun olahraga. Kita tentu memahami bahwa Tahun 2018 ini banyak peristiwa-peristiwa penting dalam olahraga tanah air. Mulai dari Asian Games, Asian Para Games, dan juga berbagai event nasional maupun Internasional di bidang olahraga pretasi, juga di bidang olahraga rekreasi seperti rekor dunia Poco-poco Nusantara, Festival Olahraga Tradisional Tingkat Nasional, Sepeda Nusantara, Gala Desa, Liga Sepakbola Berjenjang, dan lain-lain.
        Dalam tahun olahraga ini Bangsa Indonesia mendapat kado istimewa dengan suksesnya penyelenggaraan Asian Games dan juga sukses prestasi. Didalam mencapai prestasi tersebut, tentu tidak muncul secara tiba-tiba. Prestasi lahir karena dipersiapkan secara matang dan sistematik serta dukungan semua pihak disertai doa dari seluruh masyarakat Indonesia. Tahun ini pula kita semakin kuatkan olahraga rekreasi dan olahraga pendidikan sebagai fondasi menuju pembangunan olahraga yang lebih utuh termasuk di dalamnya membangun prestasi, “karena tidak akan ada prestasi kalau tidak ada partisipasi”.
         Dalam konteks pembangunan olahraga, sesuai Intruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan juga ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri Nomor 18 Tahun 2017 tentang Gerakan Ayo Olahraga, kita sama-sama laksanakan gerakan olahraga secara masif dan meluas di semua lapisan masyarakat.
        “Semangat mengajak semua lapisan masyarakat untuk melakukan olahraga secara rutin dan secara teratur: baik pelajar, masyarakat, pekerja/karyawan, dan semuanya, bahkan warga binaan yang ada di Lembaga Permasyarakatan. Olahraga harus menjadi kebutuhan hidup dan menjadi gaya hidup,” terangnya.
        Permasalahan terbesar saat ini yakni derajat kebugaran masyarakat Indonesia yang masih rendah (dibawah 18%). Maka dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dan Gerakan Ayo Olahraga diharapkan akan menjawab permasalahan tersebut. Dengan kesegaran jasmani yang bagus, dengan kesehatan yang bagus maka akan memudahkan lahirnya bibit-bibit yang berpotensi menuju pentas dunia di masa selanjutnya.
        “Alhamdulillah, tahun ini banyak generasi muda kita telah menorehkan prestasi membanggakan. Seperti kita ketahui, ada Lalu Muhammad Zohri anak muda kita pelajar SMA telah menorehkan prestasi Juara Dunia U-20 melalui lari 100 meter. Kita lihat juga pemain catur Samantha dalam usia 10 tahun telah menjadi juara dunia. Belum lagi Wushu juga juara dunia pelajar kita. Tim sepakbola U-16 telah membuat prestasi gemilang di cabang sepakbola dengan menjuarai AFF, Timnas Pelajar juga menjuarai level Internasional baik U-12, U-15, angkat besi dan voli pasir, bulutangkis dan berbagai cabang- cabang olahraga lainnya telah sukses lolos Youth Olympic,” katanya.
        Itu pertanda, lanjutnya, bahwa kita telah menata fondasi olahraga prestasi yang cukup kuat dimulai dari usia dini. Dengan demikian, kita telah memiliki harapan besar untuk membangun olahraga prestasi dengan melakukan pembinaan secara berjenjang.
       Tema besar HAORNAS Tahun 2018 ini adalah “Ayo Olahraga, Bangun Indonesia”. Tema ini mengandung makna bahwa kita mengajak untuk berolahraga. Dengan berolahraga kita akan turut berpartisipasi membangun Indonesia secara keseluruhan yakni membangun jiwa yang sehat, membangun badan yang kuat.
        Pembangunan didalam olahraga adalah tidak hanya jasmani, tetapi juga rohani. Dengan sehat rohani kita berarti telah mendukung kebijakan Bapak Presiden tentang Revolusi Mental.
        “Kita patut bangga bahwa Asian Games 2018 yang menjadi perhelatan olahraga tingkat Asia, telah berlangsung sukses, lancar dan membuahkan juga prestasi, dengan masuk peringkat 4 besar Asia. Ini patut disyukuri berkat kerja bersama INASGOC dan stakeholders semua kementerian dan lembaga, sesuai dengan arahan Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden serta dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota khususnya kepada Provinsi Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan semua komponen dengan kerja ikhlas menghasilkan penyelenggaraan yang mengagumkan,” jelasnya. (ST/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here