Pemerintah Gencarkan Sosialisasi Program KB

Pemerintah Dorong Program KB Gencar Sosialiasikan
              Purbalingga, 27/4  (BeritaJateng.net) –  Pembinaan Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) Provinsi Jawa Tengah wilayah Eks Karisidenan Banyumas digelar di Gedung Korpri Purbalingga, Rabu. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Penyuluh Keluarga Berencana (PKB), Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), dan Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD). Wakil Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi yang berkesempatan membuka acara tersebut mengatakan untuk menekan angka kemiskinan di Indonesia dapat dilakukan dengan program KB.
              “Saya minta PKB / PLKB dan PPKBD harus gencar sosialiasikan  program KB di daerahnya masing-masing. Ini untuk menekan laju angka pertumbuhan di Indonesia yang berdampak pada angka kemiskinan”, ujar Wabup.
              Tiwi mengungkapkan tingginya angka pertumbuhan penduduk di Indonesia yang mencapai  1,3% – 1,4% atau sekira  3 juta – 3,5 juta penduduk akan berdampak negatif pada kondisi ekonomi masyarakat apabila tidak terprogram dengan baik. “Tingginya laju pertumbuhan penduduk harus diikuti dengan kualitas sumber daya manusia yang baik, jika tidak maka angka kemiskinan akan semakin meningkat, terjadi ketimpangan sosial dan kriminalitas, ” katanya.
               Tiwi juga mengungkapkan, tingkat laju pertumbuhan penduduk di Purbalingga mulai berkurang dengan adanya program KB. Tahun 2015 tingkat pertumbuhan penduduk di Purbalingga mencapai 1,6 % dan tahun 2016 telah berkurang menjadi 1,03%. “Program KB sudah  berjalan baik, sedangkan tingkat keikutsertaan KB aktif di Purbalingga masih stabil  yaitu Tahun 2015 mencapai 88% dan di Tahun 2016 mencapai 87,5%,” ungkapnya.
              Tiwi berharap dengan dilaksanakannya Pembinaan Program KKBPK dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas serta kemampuan kader-kader KB agar tingkat  kepesertaan KB dapat terus meningkat. “Saya harap PKB , PLKB dan PPKBD  menjadi ujung tombak karena bersentuhan langsung dengan masyarakat , dan dapat mensosialisasikan program KB lebih baik lagi,” harapnya.
                Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah, Ali Subandi, mengatakan  Pembinaan Program KKBPK akan menghasilkan persamaan persepsi pemahaman tentang program KKBPK, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan PKB/ PLKB dan PPKBD dalam melaksanakan operasional program KKBPK di tingkat Lini Lapangan. Ali juga mengungkapkan mulai berkurangnya penyuluh KB  saat ini.  “Kami harap Pemerintah Daerah dapat menambah penyuluh KB, mungkin dengan PLKB kontrak,” kata Ali yang juga Kasubit Hubungan Antar Lembaga Lini Lapangan.
               Kegiatan Pembinaan tersebut  diikuti lebih dari 600 orang peserta,yang terdiri dari 414 Penyuluh KB, 225 PPKBD dan Perwakilan UPT dari Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara. (yit/el)

Tulis Komentar Pertama