Home Kesehatan Pemeriksaan IVA dan SADANIS Serentak Di Semarang Cegah Kanker Serviks dan Payudara 

Pemeriksaan IVA dan SADANIS Serentak Di Semarang Cegah Kanker Serviks dan Payudara 

137
0
Ketua TP PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi meninjau pemeriksaan IVA dan Sadanis di RSUD KRMT Wongsonegoro
          Semarang, 25/10 (BeritaJateng.net) – Pemerintah kota Semarang menggandeng BPJS Kesehatan menggelar pemeriksaan IVA dan pemeriksaan payudara klinis (SADANIS) untuk menekan jumlah penderita kanker serviks dan payudara khususnya bagi Dharma Wanita Persatuan Kementerian Keuangan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Perempuan Di Kota Semarang.
             Pemeriksaan IVA dan Sadanis di lakukan secara serentak di RSUD KRMT Wongso Negoro dan 16 Puskesmas di wilayah Semarang, Rabu (25/10).
            Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari mengatakan, pemeriksaan IVA merupakan bentuk deteksi dini kanker serviks yang menjadi salah satu benefit program promotif preventif dalam Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Sedangkan SADANIS dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan IVA sebagai bentuk kesadaran dini atau skrining awal mencegah kanker payudara.
            “Kegiatan seperti ini masuk dalam tiga program OASE Kabinet Kerja untuk mendukung tercapainya Nawacita Presiden Jokowi. Salah satunya adalah meningkatkan pelaksanaan pencegahan dan deteksi dini kanker pada perempuan di Indonesia tahun 2015-2019,” katanya.
           Menurutnya, layanan pemeriksaan IVA/Papsmear ini dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan, sehingga peserta JKN-KIS tidak perlu khawatir dengan biayanya. Jika setelah diperiksa dan peserta memerlukan penanganan lebih lanjut, maka akan dirujuk sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Sebagai informasi, kanker serviks tidak menimbulkan gejala dan sulit terdeteksi pada stadium awal, oleh karena itu sebaiknya lakukan skrining kesehatan melalui layanan kesehatan deteksi dini yang disediakan BPJS Kesehatan.
              Dia menjelaskan kanker serviks umumnya baru terdeteksi ketika sudah stadium lanjut, di mana proses pengobatan yang harus dilakukan menjadi lebih sulit dan biaya pengobatannya pun menjadi lebih mahal. Namun dibandingkan dengan jenis kanker lainnya, kanker serviks sebetulnya paling mudah dicegah dan dideteksi. Caranya dengan melakukan deteksi dini dan pemberian vaksinasi.
           Oleh karena itu, dihimbau kepada seluruh peserta JKN-KIS untuk melakukan deteksi dini di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) atau sarana penunjang lain yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Pemeriksaan IVA/Papsmear merupakan metode pemeriksaan sederhana yang memiliki tingkat akurasi tinggi, aman serta nyaman bagi pasien.
            Sementara itu, Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati mengatakan, kegiatan pemeriksaan IVA dan Sadanis dilakukan oleh para ibu-ibu PKK dan Dharma Wanita serta ASN perempuan di Kota Semarang.
            “Ada 350 orang yang terdaftar mengikuti pemeriksaan di RSUD KRMT Wongsonegoro. Pemeriksaan IVA dan Sadanis ini untuk mendeteksi apakah ada kanker di leher rahim dan payudara atau tidak. Kita periksa dan lakukan konsultasi. Hingga saat ini, ada 1 pasien yang positif kanker kami langsung rujuk ke Poliklinik Kandungan,” ujar Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati. (Bj/El)