Home Headline Pembuang Bayi di Tanah Kosong Tertangkap

Pembuang Bayi di Tanah Kosong Tertangkap

650
Salah seorang yang ada di Tempat Kejadian Perkara (TKP), menunjukkan tempat galian jasad bayi perempuan yang diduga hasil hubungan gelap, di Jalan Menoreh Utara RT 3 RW I, Sampangan, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (23/03/2016).

Semarang, 1/4 (BeritaJateng.net) – Polisi akhirnya menindaklanjuti kasus sepasang kekasih yang mengubur bayi di sebuah lahan kosong di Jalan Menoreh Semarang. Seorang laki-laki berinisial MS sudah ditahan. Pun demikian dengan AIS yang tak bukan kekasih MS, kini sudah dititipkan di LP Bulu.

Keduanya diketahui masih tercatat sebagai mahasiswa. Diduga bayi yang dikubur itu, merupakan hasil hubungan gelap. Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Sugiharto, menyatakan akan menjerat kedua pelaku dengan undang-undang perlindungan anak.

“Satu sudah ditahan, laki-laki berinisial MS. Sedangkan yang perempuan berinisial AIS dititipkan di LP Bulu. Pasal 80 dan 77A, undang-undang perlindungan anak,” tegas Sugiharto, saat di Mapolrestabes Semarang, Jumat (1/4).

Diberitakan sebelumnya, seorang warga bernama ibu Rustamaji, memergoki sepasang kekasih yang mengubur bayi di sebuah lahan kosong di Jalan Menoreh Utara 4A, Gajah Mungkur, Semarang, pada Rabu (23/3) lalu.

Saat itu saksi Rustamaji usai pulang berbelanja memergoki keduanya sekira pukul 05.00 WIB. Ia kemudian melaporkan kejadian itu ke pemilik lahan bernama Rumharyono (61).

Oleh Rumharyono, kemudian dilakukan pengecekan dan benar saja, lokasi yang dimaksud terdapat sebuah gundukan tanah yang masih baru. Ia lantas menghubungi pihak kelurahan dan kepolisian setempat. Aparat dari Polsek Gajahmungkur dan Tim Inafis Polrestabes Semarang yang menerima informasi tersebut langsung melakukan identifikasi di tempat kejadian perkara.

“Kita ndak berani bongkar, mau lapor dulu ke pihak berwenang,” kata Rumharyono.

Usai dilakukan pembongkaran, ditemukan sebuah jasad bayi yang diperkirakan masih berusia 8 bulan dengan kondisi terbungkus kain kafan. Selanjutnya, pihak kepolisian meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mengarah ke sebuah kamar kos-kosan yang berada di depan lahan tersebut yang diduga sebagai pelaku. (Bjt02)