Home Headline Pemberian Beasiswa Untuk ASN Lukai Hati Rakyat 

Pemberian Beasiswa Untuk ASN Lukai Hati Rakyat 

244
0
Foto:/Ilustrasi
      Demak, 10/4 (BeritaJateng.net) – Bupati Demak, M. Natsir memberikan beasiswa kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN)  di lingkungan Pemkab Demak,  menuai kecaman. Kebijakan orang nomor satu di Kota Wali tersebut dinilai telah melukai hati rakyat.
      Menurut Zayinul Fatta,Sekretaris DPC PKB Kabupaten Demak,  mengatakan, pemberian bantuan beasiswa dari Pemda Demak  kepada ASN tersebut mencederai rasa keadilan  masyarakat, pasalnya hanya ASN saja yang mendapat biaya pendidikan secara cuma cuma, dengan kriteria tidak jelas.
       “Mereka itu (ASN), kelompok mapan semua,  bergaji tetap,  kemana mana menggunakan uang negara, meskipun dengan dalih untuk peningkatan SDM ASN,  rakyat dong dipikirkan,” kata Gus Zayin, sapaan akrabnya.
       Gus Zayin yang juga Tokoh Muda NU Demak , menambahkan,  informasi yang dihimpun,   ada 500 kuota beasiswa yang diperuntukan bagi ASN Demak.
       Setiap orangnya mendapatkan subsidi biaya pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, sebesar Rp 15 juta.
      “Kalau dihitung, total ada Rp. 7,5 miliar uang negara yang dipakai untuk sekolah para ASN Demak. Kalau betul ini dipakai untuk membiayai sekolah ASN,  dimana rasa keadilan bupati untuk rakyatnya,” tandasnya.
       Menurutnya, Bupati Natsir, semestinya bisa melihat kondisi rakyatnya, dimana masih banyak angka putus sekolah dan siswa yang terpaksa harus berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi dan biaya.
       Melihat kondisi itu, sudah semestinya Pemkab Demak hadir untuk membantu para siswa yang putus sekolah, bukan malah memuliakan orang-orang yang sudah mulia (ASN).
       “Saya berharap bupati bisa bebuat adil dalam memimpin rakyatnya. Kalau mimpin saja belum bisa adil, jangan harap rakyat Demak bisa hidup sejahtera. Jangan sampai rakyat selalu menjadi korban dari setiap kebijakan yg diambil oleh bupati.   Rakyat harus di muliakan,  harus diberi ruang untuk meningkatkan derajat kehidupannya,” pungkasnya. (Bw/El)