Home Headline Pembangunan Rusunawa di Tambakrejo Jadi Prioritas

Pembangunan Rusunawa di Tambakrejo Jadi Prioritas

431
0
Wali kota dan Wakil wali kota Semarang Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu jalan sehat di Tambakrejo Gayamsari.

SEMARANG, 5/3 (BeritaJateng.net) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan, jika kedepan pihaknya akan memprioritaskan pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang yang dekat dengan bibir pantai dan pesisir ini.

Langkah ini diambil pria yang akrab disapa Hendi, selain untuk menghilangkan kesan kumuh juga, saat dirinya melakukan aktifitas jalan sehat dan dialog bersama pimpinan OPD Pemkot Semarang menerima permohonan dari warga setempat.

“Untuk lebih meingkatkan penataan, saya rasa perlu dibikinkan rusunawa. Jadi, tempat-tempat yang susah sekali diatasi karena banjir, cekung, perlu anggaran besar untuk pembuatan pompa, saya rasa perlu dibuatin rusun, ditata lebih baik, ada taman, ada tempat olahraga buat masyarakat, pasti wilayah ini jadi terangkat,” tegas Hendi usai acara jalan sehat dan dialog dengan warga Selasa (5/3) di Tambakrejo, Gayamsari,Kota Semarang.

Soal anggaran, Hendi tidak begitu khawatir karena di Kementrian PUPR ada anggaran dikhususkan untuk membangun rusunawa di beberapa kawasan kumuh. Namun, untuk fasilitas umum dari rusunawa tersebut merupakan tanggungjawab Pemkot Semarang yang dipimpinnya saat ini.

“Kalau rusunawa memang ada anggaran dari PUPR, kita coba untuk mengajukan kepada Kementrian PUPR, Pak Menteri, tapi paling tidak, fasum di sekitarnya seperti tempat olahraga, taman jadi tanggungan Pemerintah Kota,” ungkap politisi PDI Perjuangan ini.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang ini membeberkan, jika sejak dirinya menjabat sebagai Plt Wali Kota, wilayah Tambakrejo dan sekitarnya merupakan salah satu wilayah menjadi prioritas untuk dihilangkan kesan kumuhnya.

“Tambakrejo salah satu wilayah yang perlu perhatian khusus jaman saya jadi Plt Wali Kota karena lingkungnya waktu itu dalam kondisi tidak baik, masuk wilayah kumuh, sering banjir, rob, jalannya banyak rusak sehingga kami alokasikan anggaran cukup, fokus di wilayah Tambakrejo,” bebernya.

Pria yang menjabat sebagai Ketua FKPPI Jateng ini menambahkan, dirinya merasa bersyukur karena dari tahun ke tahun kondisi dan situasi Kelurahan Tambakrejo sudah membaik, termasuk persoalan rob, banjir, serta infrastrukturnya sudah mengalami perbaikan.

“Tadi saya jalan sehat disini, Alhamdulillah jalan-jalannya sudah cukup baik, sudah mulai baik. Hanya ada satu, dua yang perlu penambahan,” pungkas Hendi. (El)