Home Ekbis Pembangunan Bandara Ahmad Yani Dikebut, Target Maret 2018 Beroperasi

Pembangunan Bandara Ahmad Yani Dikebut, Target Maret 2018 Beroperasi

224
0
Pengerjaan Bandara Internasional Ahmad Yani terus dikebut guna mencapai target di Maret 2018 untuk bisa dioperasikan.

***Pengerjaan Apron 100 Persen, Terminal Baru 30 Persen

SEMARANG, 18/10 (BeritaJateng.net) – Pembangunan proyek Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang terus dikebut. Mengingat sesuai target harus direalisasikan pada Maret 2018. Beberapa pengerjaan sudah hampir selesai pada beberapa paket proyek yang telah dikerjakan.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Letkol CPN Maryanto mengatakan, pembangunan bandara paket I sudah mencapai 90 persen, berupa pengerjaan akses jalan, stabilitas tanah Zona II area parkir, serta akses kargo.

“Akses jalan sudah baik, mulai dari masuk jalan PRPP sampai Kampung Laut dilanjut akses ke beberapa proyek lainnya. Sisanya 10 persen kekurangannya terkait penggurukan jalan dan finishing,” katanya.

Untuk pengerjaan paket II, dikatakannya, merupakan pengerjaan area parkir pesawat (apron) serta landas hubung (track way) seluas 72.552 meter pesegi sudah selesai 100 persen. Saat ini sedang masa pemeliharaan yang selanjutnya akan dilakukan serah terima.

“Untuk paket III merupakan pengerjaan terminal sudah dilakukan pengerjaan sejak Mei lalu dilakukan penunjukan kontraktor proyek oleh Waskita Karya,” katanya.

Pengerjaan terminal saat ini sudah 30 persen pengerjaan dengan tiang pancang digunakan untuk membuat menara traffic air control. Serta pengurugan tanah sebagai akses jalur alat berat dititik pemancangan di Utara terminal bandara. Nilai kontrak pembangunan terminal Rp 930 miliar dari  Rencana Kerja Anggaran (RKA) sebesar Rp 1 triliyun.

Sementara, untuk paket IV pihaknya mengaku sedang berjalan dimana peruntukannya sebagai fasilitas penunjang bandara. Pengerjaan paket IV akan berjalan simultan dengan pembangunan terminal, dan diharapkan bisa rampung bersamaan.

“Kami optimis Maret 2018 bandara sudah dalam beroperasi sesuai instruksi presiden. Nanti Januari akan dilihat perkembangannya agar bisa dioperasikan pada Maret 2018 mendatang,” tukasnya.

Bandara Internasional Ahmad Yani nantinya akan terlihat moderen dengan fasilitas yang lebih canggih seperti bangunan dua tingkat dengan ruang tunggu berada diatas, sedangkan pintu kedatangan dan keberangkatan ada di lantai bawah. Fasilitas lainnya eskalator, lift dan garbarata sebagai akses penumpang menuju pesawat dari ruang tunggu.

Luas total area bandara termasuk terminal adalah sepuluh kali lipat dibanding luasnya sekarang atau 58 ribu meter pesegi. Mampu menampung 6-7 juta penumpang per tahun. Dibanding sekarang yang hanya mampu berkapasitas 800 ribu penumpang karena luasan hanya 6700 meter pesegi. (El)