Home Lintas Jateng Pembahasan RAPBD 2015 Berlangsung Alot

Pembahasan RAPBD 2015 Berlangsung Alot

paripurna RAPBD 2015
paripurna RAPBD 2015
paripurna RAPBD 2015
paripurna RAPBD 2015

Temanggung, 29/11 (BeritaJateng.Net) – Sidang paripurna DPRD Kabupaten Temanggung, Jumat (28/11), dengan agenda pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Temanggung 2015 berlangsung alot, sidang yang dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB terpaksa diundur hingga pukul 13.00 WIB.

Alasan penundaan waktu sidang tidak diketahui pasti, pimpinan dan anggota dewan yang ditemui bungkam soal alasan mundurnya sidang paripurna tersebut.

Ketua DPRD Kabupaten Temanggung Subchan Bazari, menunda jalannya sidang tersebut setelah bersama Pimpinan DPRD dan SKPD lainnya membuka sidang sekitar pukul 11.00 WIB.

“Sidang dengan pembahasan RAPBD diundur, sidang akan dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan alasan dan sebab tertentu,” katanya saat menunda jalannya persidangan.

Berdasarkan informasi mundurnya sidang paripurna itu karena belum ada titik temu antara pihak eksekutif dan legislatif untuk salah satu item RAPBD.

“Diundur jam 13.00 WIB karena masih ada salah satu item dari RAPBD 2015 yang belum selesai dibahas di badan anggaran,” kata ketua Komisi A DPRD Temanggung Muh Sayid.

Namun, ketika ditanya lebih lanjut terkait dengan item yang belum diselesaikan tersebut, Ketua Partai Nasdem Temanggung ini tidak mau memberikan penjelasan.

“Hal itu kewenangan pimpinan dewan, saya tidak berani memberikan keterangan kepada media,” katanya.

Ia menuturkan DPRD tidak akan pernah menyetujui jika keputusan yang diambil dalam sidang nantinya inkonstitusional.

Pimpinan Dewan Temanggung juga enggan berkomentar terkait dengan mundurnya sidang tersebut, bahkan Bupati Temanggung Bambang Sukarno juga tidak mau berkomentar dengan mundurnya sidang tersebut.

“Itu wewenang ketua DPRD, saya juga tidak berwenang memberi keterngan,”kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Temanggung Tunggul Purnomo.

Mekipun semula sidang paripurna ditunda hingga pukul 13.00 WIB, sidang baru dimulai sekitar pukul 14.20 WIB.

Pada paripurna tersebut delapan fraksi yang ada menyetujui RAPBD 2015, namun dalam pandangan umum sejumlah fraksi menyoroti sejumlah permasalahan di Kabupaten Temanggung, antara lain Fraksi PPP menyoroti masalah penataan pedagang kaki lima di Jalan S. Parman depan Pasar Kliwon Rejo Amertani Temanggung.

Fraksi Partai Gerindra menyoroti pascapembangunan Pasar Legi Parakan, pemkab agar menyusun tata tertib dan secepatnya menetapkan zonasi pedagang di pasar tersebut sehingga tidak menimbulkan kekisruhan di antara sesama pedagang. (ant/pri)