Home Ekbis Pelindo III Siap Kembangkan Pelabuhan Kendal

Pelindo III Siap Kembangkan Pelabuhan Kendal

90
0
Aktivitas bongkar muat di TKPS Semarang
           SEMARANG, 13/6 (BeritaJateng.net) – Besarnya arus ekspor-impor dan pengiriman barang dari atau keluar Jawa Tengah, membuat PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III, berencana membangun Pelabuhan Kendal sebagai penunjang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.
              Direktur Utama PT Pelindo III Ari Askhara di Semarang mengatakan jika Pelabuhan Kenal punya potensi besar untuk menjuang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Apalagi saat ini arus keluar masuk barang dipelabuhan kebanggaan masyarakat Semarang sudah mulai ramai. “Setelah Tanjung Perak, Tanjung Emas punya potensi yang perlu dikembangkan, selain itu Pelabuhan Kendal pun bisa dikembangkan untuk menerima dan mengirim barang selain Tanjung Emas,” katanya.
              Dirinya mengaku jika Pelindo III belum lama ini telah melakukan penjajakan dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kendal, bahkan menurutnnya Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Bupati Kendal, Mirna Anissa memberikan respon yang cukup bagi terkiat pengembangan pelabuhan.
             “Pelabuhan tidak boleh sampai penuh, entah itu arus barang keluar masuk ataupun arus penumpang. Dalam bisnis pelabuhan, kalau satu pelabuhan sudah mulai penuh maka harus dikembangkan ke terminal lainnya dengan cara reklamasi dan pengembangan pelabuhan seperti yang sedang kami jajaki di Pelabuhan Kendal,” jelasnya.
              Sementara itu, Direktur Komersial dan Operasional PT Pelindo III Mohammad Iqbal, jika nantinya telah dikembangkan, antara Pelabuhan Kendal dam Pelabuhan Tanjung Emas Semarang akan ada sinergi, apalagi di dua kota ini saat ini memiliki pertumbuhan dibidang industri cukup baik. “Semarang iklim industrinya sudah berkembang pesat, belum lagi di Pelabuhan Kendal ditunjang dengan adanya Kawasan Industri Kendal (KIK) yang belum lama ini diresmikan,” paparnya.
               Terkait pengembangan di Pelabuhan Kendal, lanjut dia saat ini dermaga yang ada sedang dikembangkan. Salah satunya adalah dengan perpanjangan dermaga dan pendalaman kolam, dengan kapasitas asli hanya bisa untuk bersandar satu kapal saja. “Kedepan dengan pengembangan, diharapkan bisa untuk bersandar 3 sampai 4 kapal di dermaganya. Untuk kapasitas lapangan penumpukan, tahap awal rencananya memiliki kapasitas 100 ribu teus,” jelasnya.
              Dengan kapasitas tersebut memang tak sebesar Tanjung Emas yang memiliki kapasitas sampai 600 ribu teus. Walaupun begitu, kedua pelabuhan ini pengembangannya bersifat fleksibel melihat kebutuhan industri yang ada. “Jika industri berkembang kan pelabuhan juga harus berkembang. Rencananya untuk tahap awal bisa dikerjakan dalam kurun waktu dua tahun ini,” tutupnya.(El)