Home Ekbis Pelindo III Ekspansi Bisnis di Sektor Energi dan Properti

Pelindo III Ekspansi Bisnis di Sektor Energi dan Properti

371
Ilustrasi

Surabaya, 31/12 (Beritajateng.net) – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III (Persero) melakukan ekspansi bisnis di sektor energi dan properti karena besarnya potensi usaha di kedua bidang usaha tersebut pada tahun 2015.

“Kini kami tak lagi hanya bergerak dalam bidang layanan jasa kepelabuhanan. Tapi, kami juga membentuk unit usaha baru pada bidang properti dan energi,” kata Direktur Utama Pelindo III, Djarwo Surjanto, ditemui di Surabaya, Rabu.

Menurut dia, pembentukan unit usaha baru tersebut dilakukan di Auditorium Bromo lantai V Kantor Pusat Pelindo III. Pada kesempatan itu pihaknya mengukuhkan tiga General Manager yaitu Onny Djayus sebagai GM Pelabuhan Gresik menggantikan Mahmud Syamsudin yang dipromosikan menjadi Direktur Utama PT Pelindo Energi Logistik (PEL) unit usaha baru Pelindo III yang bergerak dalam bidang jasa energi.

“Lalu, Gusti Chairuddin sebagai GM Pelabuhan Kotabaru menggantikan Onny Djayus yang dimutasikan menjadi GM Pelabuhan Gresik dan M Amiroel Koesni sebagai GM Pelabuhan Sampit menggantikan Gusti Chairudin yang dirotasikan menjadi GM Pelabuhan Kotabaru,” ujarnya.

Selain itu, jelas dia, sekaligus dilaksanakan pengukuhan jabatan Direktur Dana Pensiun Pelindo Purnakarya oleh Bill Libryant Yuller dan Sapto Warsono Soebagyo sebagai Anggota Dewan Pengawas Dana Pensiun Pelindo Purnakarya.

“Pada saat ini kami juga meakukan pelantikan dan serah terima jabatan dalam rangka mutasi dan promosi struktural di Kantor Pusat PT Pelindo III,” katanya.

Ia menambahkan, mereka di antaranya Hendiek Eko Setiantoro sebagai Senior Manager (SM). Supervisi Teknik menggantikan Prasetyo yang diangkat menjadi Direktur Utama Prasetyo sebagai Direktur Utama PT Pelindo Properti Indonesia (PPI) yang merupakan unit usaha baru Pelindo III dalam bidang properti.

“Kemudian, Agus Pudjotomo sebagai Assistant Senior Manager (ASM) Pemanduan dan Penundaan, dan Adi Setiawan sebagai ASM Kinerja dan Administrasi SDM,” katanya.

Ia mengimbau, melalui serah terima jabatan tersebut maka mereka dapat mengembangkan karirnya secara profesional melalui kompetisi sesuai kinerja dan pola karir yang telah ditetapkan perusahaan. Bagi perseroan, rotasi jabatan ini idealnya dilakukan dengan komitmen untuk tetap mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

“Bahkan, dilaksanakan dengan menghindari adanya kepentingan pribadi, kelompok serta golongan sebagai upaya memberikan kontribusi positif untuk kemajuan perusahaan,” katanya.

Di samping itu, lanjut dia, terjadinya mutasi dan rotasi pejabat struktural ini bukan menjadi suatu hambatan bagi perseroan. Akan tetapi justru menunjukkan adanya kedinamisan kinerja di PT Pelabuhan Indonesia III (Persero).

“Kami yakin penempatan saudara sekalian pada posisi yang baru akan semakin memberikan nilai tambah bagi peningkatan dan kemajuan perusahaan,” katanya.(ant/Bj02)