Home Ekbis Pelaku Usaha MICE di Jateng Masih Banyak Yang Belum Tersertifikasi

Pelaku Usaha MICE di Jateng Masih Banyak Yang Belum Tersertifikasi

620

SEMARANG, 20/1 (Beritajateng.net) – Pelaku usaha di bidang Meeting, Incentive, Conference dan Exhibition (MICE) serta lembaga/perusahaan yang bergerak di bidang MICE di Jawa Tengah disinyalir sebagian besar belum memiliki sertifikat kompetensi sebagaimana dipersyaratkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Masih sedikitnya pelaku usaha dan perusahaan yang bergerak dibidang MICE yang belum tersertifikasi disinyalir salah satunya disebabkan oleh belum banyaknya lembaga sertifikasi profesi (LSP) bahkan saat ini hanya ada satu lembaga sertifikasi profesi terutama di bidang MICE yakni yang ada di BNSP Jakarta.

Sehubungan dengan hal tersebut, Semarang MICE Community menginisiasi untuk meningkatkan organisasinya dari sebuah komunitas menjadi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dengan nama LSP SMICEComm. LSP ini akan mengisi kebutuhan sertifikasi profesi bidang MICE khususnya di area Jawa Tengah.

Direktur LSP SMICEComm Solichoel Soekaemi mengungkapkan, dalam persaingan global saat ini dibutuhkan SDM terampil di semua bidang pekerjaan termasuk bidang MICE. Lembaga yang dipimpinnya hadir untuk menjawab kebutuhan sertifikasi MICE di Jawa Tengah bahkan bisa menjangkau wilayah lain.

“Sampai saat ini masih sedikit pelaku usaha maupun lembaga yang bergerak di bidang MICE yang sudah tersertifikasi karena sekarang ini hanya ada satu lembaga sertifikasi yang ada yaitu di Jakarta,” ungkapnya dalam expose LSP SMICEComm di UTC Jl. Kelud Raya Semarang, Sabtu (18/1) malam.

Solichoel menjelaskan, sesuai dengan regulasi yang ada setiap kegiatan yang beririsan dengan MICE harus memenuhi kaidah kaidah penyelenggaraan MICE baik itu personilnya maupun perusahaan atau lembaganya.

“Pelaku usahanya harus sudah tersertifikasi juga perusahaan atau lembaganya harus lolos audit,” jelasnya.

Setelah terbentuk LSP SMICEComm, tambah dosen Stipari Semarang ini, pihaknya akan mendaftarkan lembaganya ke BNSP untuk mendapat pengesahan sebagai lembaga penguji sertifikasi. Sertifikat lolos kompetensi bidang MICE sendiri tetap akan dikeluarkan oleh BNSP.

Didampingi pengurus LSP SMICE Comm Gana Wuntu yang menjabat Bidang Keuangan, Ndaru Prasastono Sekretaris, Ikade Winaya Manajer Sertifikasi dan Manajer Mutu Sri Yulianto FP, Solichoel membeberkan, sambil menunggu proses pengesahan di BNSP, pihaknya akan menggelar beberapa kegiatan pelatihan dibidang MICE.

Manajer Sertifikasi Ikade Winaya menambahkan, kegiatan kegiatan yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat meliputi Seminar Nasional MICE, Pelatihan SDM MICE, Diklat Asesor, Forum Bisnis dan Ekspo Industri Kreatif dan Venue.

(NK)