Home Headline Pelaku Perampasan dan Pembacokan Di Tlogosari Dibekuk Usai Kabur Ke Kalimantan

Pelaku Perampasan dan Pembacokan Di Tlogosari Dibekuk Usai Kabur Ke Kalimantan

287
0
Pelaku Perampasan dan Pembacokan Di Tlogosari Dibekuk Usai Kabur Ke Kalimantan
         Semarang, 15/11 (BeritaJateng.net) – Aparat Kepolisian Kota Besar Semarang berhasil meringkus pelaku pencurian dengan kekerasan dengan menggunakan senjata tajam di sebuah warnet Telogosari, Kota Semarang  dan sempat viral di media sosial setelah melukai korbannya pada bagian perut.
          Pelaku diketahui bernama M-R (17) warga kecamatan Sayung, kabupaten Demak berhasil ditangkap Tim Resmob Polrestabes semarang di Bandara Internasional Ahmad Yani Kota Semarang.
         Wakapolrestabes Semarang AKBP. Enirico Sugiarto Silalai menjelaskan, Pelaku ditangkap saat akan pulang kerumah usai melarikan diri ke Kalimantan, petugas yang mendapatkan laporan langsung melakukan penangkapan.
          “Pelaku ditangkap di Bandara Ahmad Yani Semarang saat akan pulang ke rumah, usai melarikan diri ke Palangkaraya,  Kalimantan tengah,” ujarnya.
Pelaku Perampasan dan Pembacokan Di Tlogosari Dibekuk Usai Kabur Ke Kalimantan

Sementara itu, dihadapan petugas pelaku mengaku aksi perampasan dilakukan usai dirinya bersama rekannya Wawan (23) saat ini masih buron usai menengak minuman keras.

         Pelaku bersama rekannya mencari sasaran dengan membawa sebilah clurit yang di selipkan di dalam baju. Wawan dan M-R pun berboncengan hingga menemukan korban yang sedang sendirian memainkan ponsel. Saat M-R beraksi, ternyata Wawan sudah menunggu di atas motor dan siap kabur.
          Usai merampas handphone tersangka menyabetkan celurit yang di bawanya ke tubuh korban. Usai melakukan aksinya pelaku langsung kabur dan sempat ke Kalimantan sembunyi di rumah kakaknya setelah mengetahui aksinya viral di media sosial.
         “Usai Minum ciu. Teman saya (Wawan) ngajak cari hape. Saya bawa sabit di jaket buat jaga-jaga. Saat korban mau ngejar, saya ayunkan sabitnya ke arah dia. Terus kabur. Saya kabur ke Palangkaraya naik kapal. Niatnya sembunyi di rumah kakak,” ungkap MR.
          Dalam peristiwa tersebut korban menderita cukup parah sehingga harus menerima beberapa jahitan.
         “Korban menderita luka bacok di perut dan harus mendapatkan jahitan sebanyak 14 jahitan,” tambah Wakapolrestabes AKBP. Enrico.
           Selain tersangka, barang bukti yang diamankan yaitu ponsel yang dirampas, motor matik nopol H 4059 BY yang digunakan pelaku, dan sebilah sabit. Pemeriksaan masih dilakukan termasuk untuk mengejar Wawan.
          Aksi perampasan tersebut terjadi tanggal 7 November 2017 lalu di depan warnet di daerah Tlogosari Semarang sekitar pukul 01.30 WIB. Di dalam rekaman CCTV yang viral, terlihat pelaku, M-R (17) membawa sabit dan mendatangi korban, Mohammad Adam Rizqi (18) yang sedang memainkan ponselnya di depan pintu warnet.
            Kemudian M-R mengambil ponsel Adam. Korban tentu tidak tinggal diam dan terlihat akan menyusul M-R yang akan pergi. Dalam waktu singkat sabit itu dihujamkan ke perut korban kemudian dia lari. Beruntung nyawa korban selamat dan lubang di perutnya bisa diobati.
          Rekaman tersebut ternyata menjadi viral bahkan netizen ada yang melakukan tangkap layar dari video tersebut saat wajah pelaku terlihat jelas. Wajah M-R pun viral menyusul video aksinya. (Nh/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here