Home Headline Pelaku Penodongan Santri dengan Senjata Softgun Dibekuk Polisi

Pelaku Penodongan Santri dengan Senjata Softgun Dibekuk Polisi

138
0
Pelaku Penodongan Santri dengan Senjata Softgun Dibekuk Polisi.
        Demak, 10/7 (BeritaJateng.net) – Jajaran Unit Reskrim Polres Demak akhirnya menetapkan Eko Sugiarto sebagai tersangka kasus penodongan dengan menggunakan senjata softgun terhadap salah satu santri di Pondok Pesantren Shirojuth Tholibin, Kebon agung Demak.
       Meskipun pelaporan kasus sejak bulan Mei 2018 kemarin polisi tidak langsung melakukan penahan terhadap tersangka, hal tersebut diamini oleh Wakapolres Demak, Kompol Ibnu Bagus Santoso, hal tersebut sengaja dilakukan untuk menyusun dan melengkapi bukti-bukti yang kuat.
        “Bukti – bukti kuat sudah kita kumpulkan  untuk menjerat tersangka dan selanjutnya kita lakukan penangkapan dirumahnya dan tanpa perlawan,” ucap Wakapolres Demak.
        Perlu diketahui sebab musabab ditangkapnya tersangka, berawal dari dugaan kasus penganiayaan yang menimpa anak tersangka di sebuah Pondok pesantren  diwilayah Kebonagung, Kabupaten Demak. Dimana penganiayaan tersebut dilakukan oleh kakak kelas di ponpes tersebut, alhasil tersangka tidak terima kejadian yang menimpa anaknya tersebut hingga berujung melakukan penodongan dengan menggunakan pistol softgun kearah kepala  penganiaya anaknya tersebut.
         “Tersangka ini sengaja menggunakan senjata softgun dengan alasan untuk jaga diri, lantaran sering menerima ancaman dan dengan senjata tersebutlah yang dia gunakan untuk mengancam dan menakut-nakuti santri yang menganiaya anaknya,” tegas Kompol Ibnu.
       Sementara itu menurut tersangka, jika kasus yang menimpa dirinya merupakan fitnah belaka dan tidak sesuai dengan apa yang terjadi dilokasi kejadian.
“Itu fitnah untuk menjerat saya agar dipenjara, saya hanya mendorong dengan menggunakan helm saja, terkait saya menodong dengan softgun itu tidak benar, memang saya dulu punya senjata tetapi sudah saya jual,” kata tersangka.
        Gula mempercepat proses hukum, lanjut Kompol Ibnu, Jajaran Unit Reskrim Polres Demak, langsung melakukan pelimpahan berkas dan tersangka ke pada pihak Kejaksaan Negeri Demak.
       “Tersangka kita jerat dengan hukuman berlapis diantaranya undang-undang Darurat terkait kepemilikan senjata secara ilegal dan Penganiayaan terhadap anak dibawah umur,” tandas Wakapolres.(BW/El)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here