Home Headline Pelaku Pencurian Rumah Kos Lintas Provinsi Di Dor Polisi

Pelaku Pencurian Rumah Kos Lintas Provinsi Di Dor Polisi

521
0
Pelaku Pencurian Rumah Kos Lintas Provinsi Di Tembak Polisi
            Semarang, 27/11 (BeritaJateng.net) – Aparat Polsek Gunungpati, Semarang berhasil meringkus Spesialis pencuri laptop dan handphone dengan sasaran tempat kos lintas propinsi. Aksi yang dijalankan seorang diri kurang lebih selama 10 bulan ini telah berhasil menggasak belasan laptop dan puluhan handphone milik korbannya.
            Pelaku bernama Andri Muslim alias Andri, 28, warga asal Kelurahan Babakan Tarogong Kecamatan Bojongloa Keler Bandung. Ditangkap petugas di rumah kontrakanya di Cimahi Jawa Barat, Minggu (26/11) sekitar pukul 10.00 pagi. Petugas terpaksa menembak kaki pelaku, karena mencoba melarikan diri saat dilakukan penangkapan.
           Sebelum pelaku diringkus, kali terakhir beraksi disebuah rumah kontrakan yang dihuni 9 mahasiswa di Gang Manggis, Sekaran, Gunungpati pada 20 Oktober 2017 silam. Pelaku berhasil menggasak sembilan unit laptop termasuk handphone milik penghuni kos tersebut.
           Kapolsek Gunungpati, AKP Budi Abadi  menjelaskan modus dilakukan pelaku yakni dengan mengendarai sepeda motor mencari sasaran tempat kos  mahasiswa sekitaran kampus Universitas Negeri Semarang (Unnes) Sekaran Gunungpati menggunakan sepeda motor. Setelah mendapat mangsa, pelaku kemudian mencari kunci pintu rumah kos.
          “Sasarannya tempat kos yang ditinggal sholat Jumat. Pelaku pura-pura mengetuk pintu, kalau tidak ada orang, kemudian mencari kunci rumah kos kemudian masuk mengambil laptop dan handphone. Kejahatan ini dijalankan pelaku kurang lebih berjalan 10 bulan dan berhasil menggasak belasan laptop di 13 Tempat Kejadian Perkara. pelaku juga mengambil kunci-kunci kamar korban,” ungkap Kapolsek Gunungpati, AKP Budi Abadi saat gelar perkara di Mapolsek Gunungpati, Senin (27/11).
Pelaku Pencurian Rumah Kos Lintas Provinsi Di Dor Polisi
           Dari penyelidikan polisi, pelaku juga bukan pemain baru. Informasi yang didapat dari petugas Polsek Gunungpati, pelaku juga merupakan Daftar Pencarian Orang (DPO) Polrestabes Bandung dan Polres Cimahi pada kasus yang sama.
           Sementara, pelaku Andrian mengakui di Senarang tinggal disebuah rumah kontrakan sejak satu tahun yang lalu bersama istri dan empat anaknya di daerah Pasedana, Ngaliyan. Sedangkan aksi yang dijalankan tersebut sudah di 13 tempat di Kota Semarang dengan sasaran rumah kos.
           “Setelah mendapatkan barang langsung pulang ke Bandung, laptopnya saya jual ke teman saya di Bandung seharga Rp 1,3 juta, uangnya untuk kebutuhan sehari-hari,” kata pria yang mengaku sebagai penjual pakaian.
          Dari tangan pelaku, berhasil disita barang bukti sebuah sepeda motor Yamaha Mio yang diduga digunakan sebagai sarana kejahatan, 10 laptop dari berbagai merek termasuk carger, handphone. Petugas juga berhasil menyita barang bukti puluhan bendel kunci rumah kos dan kamar milik korbannya.
            Akibat perbuatanya, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Nh/El)