Home Headline Pelaku Pembunuhan Pernah Dipecat karena Mencuri

Pelaku Pembunuhan Pernah Dipecat karena Mencuri

PELAKU PEMBUNUHAN 1

Semarang, 6/5 (Beritajateng.net) – Rohendi (33) pelaku pembunuhan terhadap pacaranya sendiri memang memiliki track record jelek di tempat kerjanya. Bahkan akibat perbuatannya mencuri HP, ia dikeluarkan dari tempat kerjanya.

“Waktu itu saya ambil handpone korban hanya bercanda saja. Toh akhirnya juga saya kembalikan,” katanya.

Dari situlah akhirnya Rohendi yang bekerja dua tahun akhirnya dikeluarkan dari pekerjaannya.

“Saya dikeluarkan dari kerjaan padahal hanya cuma bercanda,” tuturnya.

Setelah dikeluarkan dari kerjaan, ia sebelum pulang ke Tangerang memutuskan janjian untuk bertemu Masrifah di dekat tempat semak-semak. Dari pertemuan itu korban meminta untuk putus hubungan.

“Saya tidak terima kalau putus. Saya janji mau nikahi kok sewena-mena memutuskan sepihak,” akunya pria yang memiliki istri dan satu anak.

Lebih lanjut Rohendi berjanji akan menikahi korban secepatnya karena saat ini sedang mengurus proses perceraian dengan istrinya.

“Saya suruh tunggu untuk proses perceraian. Pertama dia tidak apa-apa, tapi ternyata proses perceraiannya lama,” ujar Rohedi.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin mengatakan, dari keterangan tersangka, selain masalah asmara, ia punya masalah dengan permasalahan pabrik tempat kerjanya. Ia pernah kepergok mengambil handphone korban.

“Pelaku dan korban pernah bekerja di tempat yang sama,” tegas Burhanudin.

Saat bekerja di pabrik plastik, tersangka berada di bagian operator tabung dan korban sebagai mandor. Di tempat kerjanya diketahui peraturan sangat ketat. Kebetulan pelaku kepergok mengambil handphone korban dengan maksud bercanda, namun tindakannya itu justru mengakibatkan dia dipecat dari pekerjaannya.

“Aturan tempat kerjanya itu ketat dan tegas. Tahu karyawan mencuri langsung ditindak dikeluarkan dari tempat kerjanya,” terang Burhanudin.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (BJ04)