Home Headline Pelaku Pembacokan Antar Geng Ditangkap

Pelaku Pembacokan Antar Geng Ditangkap

Pelaku pembacokan antar geng
Pelaku pembacokan antar geng
Pelaku pembacokan antar geng


Semarang, 8/5 (Beritajateng.net) – Endar Ngadi Ariyanto (24) warga Sawah Besar XIII Rusunawa Blok C RT 7 RW 8 Kaligawe, Gayamsari diamankan Aparat Polsek Gayamsari. 

Pemuda tersebut diamankan karena terlibat pembacokan antar geng di SPBU Kaligawe beberapa waktu lalu. Dari tangan pelaku mengamankan dua pedang bergerigi, Celurit, parang, dan motor korban Yamaha Mio GT warna merah nopol H 4473 DH.

Kepada polisi Endrar aksi yang dilakukan membacok seorang geng sleko sekedar membela adiknya yang sebelumnya pernah dibacok bagian tubunya.

“Saya hanya balas adik saya yang beberapa hari pernah dibacok penuh luka oleh geng sleko,” katanya saat gelar perkara, Jumat (8/5).

Dikatakan, karena tidak terima adiknya dibacok tanpa sebab, akhirnya ia memutuskan untuk merencanakan balas dendam terhadap geng sleko.

“Awalnya bawa sajam hanya untuk jaga diri saja. Takutnya geng sleko menyerang saat tongkrongan,” ujarnya.

Lebih lanjut, karena kebetulan geng sleko melintas langsung dikejar bersama tiga temannya hingga sampai terlibat pembacokan.

“Ada dua, tiga orang geng sleko datang. Dia (Geng SlekoI-Red) kebetulan paham benar orang yang bacok adik saya. Tahu orang itu langsung saya kejar dengan bacok punggungnya,” jelasnya.

Karena takut akhirnya pihak geng sleko langsung lari ke rusun untuk mencari perlindungan. Namun akhirnya ketahuan dan motor yang digunakan korban dirusak.

“Saya cari terus orang itu sampai akhirnya motor korban ketemu dan saya rusak,” imbuhnya.

Kapolsek Gayamsari Kompol Dili Yanto mengatakan tertangkapnya pelaku pembacokan tersebut atas laporan warga akan adanya tawuran antar geng di wilayah Rusunawa. Dari hasil laporan warga, petugas langsung menindak lanjuti bahwa adanya tawuran disertai pembacokan.

“Kami selidiki motif pembacokan itu yakni murni balas dendam. Dimana pelaku ini hanya membela adiknya yang pernah dibacok oleh geng lain,” kata Dili.

Dili menambahkan dari hasil pengembangan pelaku melancarkan aksinya bersama tiga orang temannya.

“Jadi pelaku pembacokan ini tidak sendirian. Masih ada tiga pelaku lainnya yang belum tertangkap,” imbuhnya.

Dikatakan Dili untuk mencegah tindakan balas dendam, pihaknya akan berkoordinasi Babinkantibnas dengan Polsek Semarang Utara agar tindakan tidak terjadi lagi.

“Ya kita pertemukan kedua kubu geng. Agar semua yang dilakukan tidak terjadi lagi, kemungkinan akan kita damaikan,” tandasnya.

Pelaku akan dikenakan pasal 170 KUHPidana. Ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.(BJ04)