Home News Update Pelaksanaan Musrenbang Harus Dikawal

Pelaksanaan Musrenbang Harus Dikawal

image
Ilustrasi

Depok, 10/1 (BeritaJateng.net) – Anggota DPRD Kota Depok daerah pemilihan Beji Cinere-Limo Rezky M Noor mengatakan akan mengawal usulan skala prioritas Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang diajukan warga.

“Warga juga harus mengawal skala prioritas yang diajukan saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan 2015,” katanya usai menghadiri kegiatan Musrenbang di Depok, Sabtu.

Ia mengatakan sejumlah wilayah di Kota Depok termasuk di Kecamatan Beji sudah mulai melakukan Musrenbang tingkat kelurahan dan kecamatan lalu tingkat Kota Depok. Tentunya semua usulan dari wilayah atau lingkungan, kelurahan, kecamatan dan sektor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan diakomodir.

“Oleh karena itu seluruh elemen masyarakat harus ikut mengawal agar tidak keluar dari visi misi Kota Depok, kami harap semua warga dibantu LPM untuk mengawal usulan skala prioritas,” katanya.

Menurut dia, pengawalan terhadap apa yang diusulkan di wilayah maupun sektor perlu dilakukan.

“Karena kita juga tidak selalu merealisasikan usulan tersebut mengingat anggaran juga terbatas. Oleh karena itu disesuaikan dengan skala prioritas dan juga tidak melenceng dari visi dan misi Kota Depok,” katanya.

Musrenbang sendiri, sebagai implementasi dari pelaksanaan UU Nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional, dimana berbagai program dan kegiatan yang disepakati akan diakomodir dalam dokumen RPJMD Kota Depok itu sendiri.

Dia bersama rekan rekannya di DPRD akan berupaya mengawal usulan skala. Prioritas yang sudah diajukan warga saat pelaksanaan Musrenbang, dimana dikabarkan untuk tahun ini setiap kelurahan akan mendapatkan dana sekitar dua miliar untuk pembangunan wilayahnya.

Pihaknya akan menampung aspirasi serta mengawal program pembangunan yang direncanakan di wilayah Kecamatan Beji Cinere Limo.

Menurut dia, sudah menjadi kewajiban dewan sebagai pembawa aspirasi warga kepada pemerintah sehingga pelaksanaan pembangunan secara merata.

Dari hasil musrenbang tingkat kecamatan tersebut, lanjut Rezky, banyak hal yang bisa dijadikan referensi oleh para wakil rakyat untuk menjaring usulan program yang masuk dalam skala prioritas, untuk diperjuangkan di musrenbang tingkat Kota Depok “Di musrenbang kecamatan itu kita sudah mulai tahu dan menjaring mana yang skala prioritas, dan menjadi catatan untuk diperjuangkan di musrenbang Kota, karena dengan anggaran terbatas belum tentu semua usulan bisa direalisasikan satu tahun anggaran,” katanya.

Selain itu, kata dia, tujuan anggota DPRD ikut langsung dalam musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan setiap awal tahun itu sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap masyarakat selaku konstituen yang telah memberikan kepercayaan dan amanah terhadap para wakil rakyat di lembaga DPRD. (Ant/BJ)