Home Headline Pelajar dan Mahasiswa Jadi Incaran Bandar Narkoba

Pelajar dan Mahasiswa Jadi Incaran Bandar Narkoba

261
0
Kepala BNNP Jateng (putih)
      Semarang, 4/4 (BeritaJateng.net) – Peredaran gelap narkoba pada saat ini sudah sampai pada tingkat yang sangat memprihatinkan. Kasus narkotika dan obat-obatan terlarang berbahaya,  kini terus merambah segmen generasi muda.
        Kecenderungan tingginya kasus narkoba yang melanda anak-anak muda ini tentunya patut mengundang dan menggugah perhatian semua pihak. Usia yang masih muda dan labil membuat mereka mudah dipengaruhi. Berawal dari coba coba hingga akhirnya menjadi pemakai teratur atau aktif dan kecanduan.
        Beberapa kasus yang terungkap dan ditangani pihak berwajib menunjukkan bahwa kasus ini tidak hilang. Bahkan masih saja ditemui, mengingat jaringan peredarannya sangat luas dan menjadi lahan bisnis di kalangan tertentu dengan sasaran penggunanya termasuk anak-anak usia muda.
        Fenomena ini  membuat para orang tua di jaman sekarang selalu was-was dan selalu waspada jangan sampai anak mereka menjadi korban penyalahgunaan narkoba.
         Kepala Badan Narkotika Nasional Propinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol Tri Agus Prasetyo menjelaskan para mahasiswa menjadi salah satu segmen atau sasaran edar bagi  jaringan narkotika internasional.
         “Pada tahun 2017, tercatat penyalahgunaan narkotika dilakangan generasi muda,  mahasiswa dan pelajar di Jawa Tengah menyumbang sebanyak 27 persen dari total 500 ribu penyalahgunaan narkotika dengan total angka prevalensi satu koma satu persen, angka tersebut kemungkinan meningkat kembali karena beredarnya sejumlah narkotika jenis baru,” ujarnya.
         Dalam penanganan kasus narkoba ini, tindakan tegas bagi para pengedar maupun bandar dilakukan Pihak Pemerintah Republik Indonesia, salah satunya dengan hukuman mati.
         Selain menindak tegas para pengedar dan bandar Pemerintah juga melakukan sosialisasi mengenai bahaya narkoba kesejumlah kalangan ternasuk pelajar dan mahasiswa agar jangan sampai terjebak pada penyalahgunaan narkotika. (Nh/El)