Home Headline Pelacuran Terselubung Dibongkar Polda Jatim

Pelacuran Terselubung Dibongkar Polda Jatim

ilustrasi
ilustrasi
ilustrasi

Surabaya, 10/2 (BeritaJateng.net) – Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur mengungkap tindak pidana pelacuran terselubung di wilayah hukum Surabaya, dan mengamankan tiga pelaku yang berperan sebagai manajer atau mucikari Resto Club, yakni tempat karaoke yang dijadikan lokasi pelacuran.

Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Kombespol Awi Setiyono di Surabaya, Selasa mengatakan tiga tersangka yang ditangkap masing-masing berinisal SA (54), NR (29) dan SW (45), ketiganya dari Surabaya.

“Ketiganya kami tangkap karena mengambil keuntungan dari beroperasinya pelacuran terselubung ini, dan itu dilakukan di salah resto di Surabaya,” ucap Awi kepada wartawan.

Barang bukti yang disita masing-masing uang tunai Rp5,7 juta, dua lembar bukti booking perempuan, dua kondom yang belum terpakai, pakaian dalam serta delapan lembar foto perempuan yang bisa dipesan atau dibooking.

Dikatakannya, modus operandinya yakni setiap tamu yang datang ke tempat karaoke akan disambut salah satu karyawan, kemudian salah satu mucikari akan mencarikan perempuan yang bisa dipesan, lalu dibawa keluar dari tempat karaoke dengan imbalan uang tunai Rp100 ribu.

“Sebelum membayar mucikari Rp100 ribu, setiap tamu wajib membayar “booking out” sebesar Rp500 ribu untuk pemesanan selama 10 jam,” katanya.

Kasus ini, terungkap dari laporan masyarakat yang curiga adanya tempat karaoke yang dapat melayani atau memberikan layanan seks kepada para tamu.

“Hasil laporan masyarakat, dilanjutkan petugas dengan melakukan penyelidikan dan penggeledahan kepada tempat karaoke bersangkutan, dan terbukti adanya pelacuran terselubung di lokasi tersebut,” katanya.

Awi mengatakan, tiga tersangka terancam dikenakan Pasal 296 KUHP, 506 KUHP serta 506 KUHP mengenai tindak pidana perbuatan cabul dan mengambil keuntungan dari perbuatan tersebut, dan hukuman paling lama satu tahu penjara. (ant/BJ)